Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, punya permintaan khusus soal upaya mencegah banjir. Ia mendorong agar operasi modifikasi cuaca tak cuma dipusatkan di Jakarta. Wilayah penyangga seperti Bekasi dan Tangerang, menurutnya, harus masuk dalam skema itu juga. Pasalnya, masalah banjir dan cuaca ekstrem di kawasan Jabodetabek ini saling terkait erat. Nggak bisa ditangani sendiri-sendiri.
"Modifikasi cuaca jangan hanya di Jakarta, tetapi juga di Bekasi dan Tangerang. Kita harus bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk itu," ujar Pramono.
Pernyataan itu ia sampaikan Kamis lalu, saat membuka pertemuan tingkat tinggi TPID dan TP2DD di Hotel Sari Pasific, Jakarta Pusat.
Dia punya alasan kuat. Dari laporan terbaru yang ia terima, curah hujan pada periode Januari mendatang diprediksi bakal nyentuh angka hampir 300 mm. Angka yang ia sebut sangat tinggi dan berpotensi membanjiri banyak titik. "Kita tidak bisa hanya mengandalkan upaya dalam kota. Harus dilakukan bersama, karena dampaknya saling terkait," tegasnya.
Di sisi lain, Pemprov DKI sebenarnya sudah menjalankan sejumlah langkah antisipasi. Peringatan dini untuk banjir rob yang diperkirakan terjadi pada 4-5 Desember, misalnya, sudah disebarkan. Daerah rawan seperti Muara Angke dan Marunda pun sudah dipetakan.
"Saya sudah memerintahkan Dinas SDA dan BPBD untuk bersiap. Puncak banjir rob besok jam 09.00 pagi, dan mitigasi itu penting," katanya memberi penekanan.
Namun begitu, Pramono merasa itu belum cukup. Dalam forum itu, ia menyoroti satu hal yang makin mengkhawatirkan: pola bencana hidrometeorologi sekarang ini sudah sulit ditebak. Ia mengingatkan soal banjir besar yang baru-baru ini melanda Eropa Barat dan beberapa negara Asia Tenggara. Itu semua, katanya, adalah bukti nyata bahwa perubahan iklim butuh respons yang lebih agresif dan terkoordinasi.
"Maka early warning system kita harus lebih kuat. Dan modifikasi cuaca ini salah satu instrumen penting," pungkasnya.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi