Proses evakuasi tiga jenazah korban banjir di Aceh Tenggara berlangsung penuh drama. Mayat-mayat itu ditemukan mengapung di aliran Sungai Lae Soraya, wilayah Subulussalam. Yang bikin hati miris, tim gabungan nyaris tak bisa bergerak karena perahu mereka kehabisan bahan bakar di tengah situasi darurat.
BBM saat itu sulit didapat. Lalu, seorang anggota Polsek Sultan Daulat punya ide. Tanpa pikir panjang, dia mendekati sepeda motornya, membuka tangki, dan memasukkan selang. Dengan menyedot langsung dari kendaraan dinasnya, dia memindahkan bensin ke dalam botol untuk diisi ke perahu mesin. Upaya nekat itu akhirnya berhasil.
Kapolres Subulussalam, AKBP Muhammad Yusuf, membenarkan aksi tersebut.
"Personel Polsek Sultan Daulat menggunakan BBM dari kendaraan dinasnya untuk perahu mesin dalam proses evakuasi 3 jenazah korban bencana alam banjir," jelasnya.
Artikel Terkait
Korlantas: Arus Mudik Masih Terkendali, Puncak Diprediksi 18 Maret
UEA Tutup Total Wilayah Udara Menyusul Serangan Balasan Iran
Drone Jatuh di Hotel Al-Rasheed Baghdad, Serangan Terjadi di Dekat Kedubes AS
Kepala SPPG Ekasapta Bantah Isu Luberan Limbah, Klaim IPAL Beroperasi Normal