Badai Melissa Kategori 5 Hantam Jamaika, PM: Mengungsi atau Menyesal!

- Selasa, 28 Oktober 2025 | 10:54 WIB
Badai Melissa Kategori 5 Hantam Jamaika, PM: Mengungsi atau Menyesal!

Badai Melissa Kategori 5 Ancam Jamaika, Pemerintah Desak Warga Mengungsi

Pemerintah Jamaika mengeluarkan peringatan darurat dan mendesak warga untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi pada Senin (27/10). Langkah ini diambil menyusul ancaman serius dari Badai Melissa yang telah meningkat menjadi badai Kategori 5.

Ancaman Badai Melissa Melanda Kawasan Karibia

Badai Melissa tidak hanya mengancam Jamaika, tetapi juga negara-negara kepulauan lain di Laut Karibia. Haiti, Republik Dominika, dan Kuba bagian timur juga berada dalam jalur badai monster ini.

Potensi Menjadi Badai Paling Dahsyat dalam Sejarah Jamaika

Perdana Menteri Jamaika, Andrew Holness, menyatakan kekhawatiran seriusnya. Ia memperingatkan bahwa Badai Melissa berpotensi menyebabkan kehancuran besar dan bisa tercatat sebagai badai paling dahsyat yang pernah melanda negara tersebut.

Kekuatan dan Gerakan Badai Melissa

Meski bergerak perlahan di perairan Karibia, kekuatan Badai Melissa telah mencapai level tertinggi, yaitu Kategori 5. Badai ini membawa angin kencang dengan kecepatan maksimal 280 kilometer per jam serta hujan deras yang sangat berbahaya.

Korban Jiwa dan Perbandingan dengan Badai Dahsyat Lainnya

Sebelum mengancam Jamaika, Badai Melissa telah lebih dulu menerjang Haiti dan Republik Dominika, yang mengakibatkan lima orang tewas di Haiti. Para ahli memperkirakan tingkat kehancuran Badai Melissa dapat menyamai dua badai legendaris: Badai Maria pada 2017 dan Badai Katrina pada 2005.

Kesiapan Tempat Penampungan di Jamaika

Menteri Pemerintahan Lokal Jamaika, Desmond McKenzie, mengungkapkan bahwa dari total 880 tempat penampungan yang dimiliki, hanya 110 yang siap dan mampu menampung pengungsi. Ia mendesak warga, terutama yang berada di daerah rendah, untuk segera mengungsi ke dataran tinggi.

Wilayah Paling Berisiko dan Seruan Evakuasi

Perdana Menteri Andrew Holness menegaskan bahwa kawasan barat Jamaika adalah daerah yang paling berisiko. Ia menyatakan bahwa tidak ada infrastruktur di wilayah tersebut yang dirancang untuk menahan badai Kategori 5, sehingga dislokasi yang signifikan sangat mungkin terjadi. Holness menekankan bahwa evakuasi adalah tindakan untuk menyelamatkan nyawa dan mendesak warga untuk membuat keputusan yang tepat berdasarkan peringatan yang telah diberikan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler