Jurnalis Muslim Inggris Sami Hamdi Ditangkap dan Akan Dideportasi dari AS
Imigrasi Amerika Serikat menangkap jurnalis Muslim Inggris Sami Hamdi, mencabut visanya, dan akan mendeportasinya. Hamdi diketahui sedang berada di Amerika Serikat untuk tur pidato.
Alasan Penangkapan Sami Hamdi
Kementerian Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) mengonfirmasi bahwa Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai menahan Hamdi dengan tuduhan mendukung terorisme. Juru bicara DHS, Tricia McLaughlin, menyatakan bahwa pemerintahan Presiden Trump tidak akan memperbolehkan mereka yang diduga mendukung terorisme dan merusak keamanan nasional Amerika untuk bekerja atau mengunjungi negara tersebut.
Profil dan Aktivitas Sami Hamdi
Sami Hamdi dikenal sebagai analis dan komentator di jaringan TV Inggris yang vokal mengkritik kebijakan AS dan Israel. Menurut laporan Al Jazeera, Hamdi secara terbuka menuduh politisi AS aktif mendukung genosida Israel di Gaza. Saat ditangkap, Hamdi sedang berbicara di acara yang diselenggarakan Dewan Hubungan Islam Amerika (CAIR) di Sacramento, California.
Artikel Terkait
Prabowo Ingatkan Ancaman Perang Dunia Ketiga dan Serukan Kemandirian Indonesia
Konsistensi Sunyi: Kekuatan Tersembunyi di Balik Langkah-Langkah Kecil
Polisi Penjual Es Gabus Bebas dari Dugaan Pukul, Tapi Masih Kena Sanksi Komunikasi
Prabowo Peringatkan Dampak Mengerikan Perang Nuklir: Ikan Kita Bisa Terkontaminasi