Kemacetan Horor Pantura Semarang-Demak Akhirnya Terurai! Ini Rahasia dan Jalur Rahasianya

- Jumat, 24 Oktober 2025 | 22:40 WIB
Kemacetan Horor Pantura Semarang-Demak Akhirnya Terurai! Ini Rahasia dan Jalur Rahasianya
Kemacetan Horor Pantura Semarang-Demak Akhirnya Mulai Terurai - Solusi dan Jalur Alternatif

Kemacetan Horor Pantura Semarang-Demak Akhirnya Mulai Terurai

Kemacetan panjang yang melanda jalur Pantura Semarang-Demak selama tiga hari berturut-turut akhirnya mulai menunjukkan perbaikan. Kendaraan yang sebelumnya terhenti total kini sudah dapat melaju, meski dengan kecepatan lambat dan kondisi padat merayap di beberapa titik tertentu.

Intervensi Intensif Dishub dan Polisi Berhasil Atasi Kemacetan

Terurainya kemacetan horor ini tidak lepas dari intervensi intensif yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah bersama pihak Kepolisian. Petugas gabungan turun langsung ke lapangan untuk mengatur lalu lintas dan mengarahkan pengendara menggunakan rute alternatif guna mengurangi kepadatan.

Kepala Dishub Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, beserta tim melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik kemacetan terparah. Titik-titik tersebut meliputi:

  • Jalan Raya Kaligawe
  • Depan RSI Sultan Agung
  • Pertigaan Genuk di Kota Semarang
  • Wilayah Sayung (depan Pabrik Polytron)
  • Pasar Buyaran di Kabupaten Demak

"Kami melakukan pantauan secara intensif selama dua hari ini. Kemacetan terjadi akibat hujan dan banjir dari Jembatan Kaligawe sampai Pasar Buyaran Demak," jelas Arief pada Jumat (24/10/2025).

Arief mengonfirmasi bahwa situasi lalu lintas saat ini sudah jauh lebih baik. Upaya penanganan ini dilakukan berdasarkan instruksi langsung dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan Wakil Gubernur, Taj Yasin Maimoen, agar seluruh dinas terkait segera menangani dampak musibah banjir.

Jalur Alternatif Pantura Semarang-Demak untuk Hindari Macet

Sebagai bagian dari solusi mengurai kemacetan, Dishub Jateng dan Kepolisian membuka beberapa jalur alternatif. Pengendara yang berada di kawasan Genuk dapat dialihkan melalui Jalan Woltermonginsidi untuk menghindari titik padat.

Kebijakan pembukaan jalur alternatif ini disambut positif oleh pengguna jalan. Kurdi, seorang sopir truk tronton, mengungkapkan rasa leganya. "Saya dari Lasem sampai sini lancar. Ya, Demak lancar," ujarnya.

Ia juga berharap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat terus konsisten dalam menangani kemacetan ini hingga semua pengendara merasakan keamanan dan kelancaran total saat melintas di ruas Pantura Semarang–Demak.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler