Penegakan Hukum Dinilai Tumpul
Di bidang hukum, 75% responden menilai penegakan hukum kian tumpul. Muhammad Saleh, Peneliti Hukum CELIOS, menyoroti mandeknya reformasi sektor keamanan. Polri mendapat nilai 2 dan TNI nilai 3 dalam survei ini.
Tekanan Ekonomi dan Kebijakan Fiskal
Bakhrul Fikri, Peneliti Ekonomi CELIOS, mengungkapkan 84% responden menganggap pajak dan pungutan pemerintah memberatkan. Lebih dari separuh responden menilai bantuan ekonomi tidak membantu kebutuhan harian.
Dukungan Reshuffle Kabinet
Sebanyak 96% publik mendukung reshuffle kabinet untuk mengganti menteri yang dianggap gagal. Bahkan, 98% responden mendukung pemangkasan nomenklatur kementerian yang dinilai terlalu gemuk dan lamban.
Tuntutan Perbaikan Mendesak
Galau D. Muhammad menekankan bahwa publik menuntut evaluasi total, termasuk reshuffle kabinet dan efisiensi nomenklatur. Isu paling mendesak masih berkutat pada penciptaan lapangan kerja (23,5%) dan pengendalian harga kebutuhan pokok (22,4%).
Survei CELIOS ini menjadi sinyal jelas bahwa publik mengharapkan perbaikan menyeluruh dari pemerintahan Prabowo-Gibran dalam menyelesaikan masalah ekonomi dasar dan meningkatkan transparansi kebijakan.
Artikel Terkait
Prabowo Diam, Polri Tetap di Bawah Presiden: Strategi atau Keengganan Reformasi?
Karpet Merah dan Kitab Kuning: Nurul Majalis, Ruang Bersama Anak Muda Merawat Ilmu
Seratus Tahun NU: Seruan Kembali ke Khittah di Tengah Keresahan
Sorot Mata yang Pudar: Trauma Bocah Cianjur Usai Diterjang Delapan Anjing Liar