65 Pelajar Papua Tiba di Jakarta untuk Lanjutkan Pendidikan di Tangerang

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:06 WIB
65 Pelajar Papua Tiba di Jakarta untuk Lanjutkan Pendidikan di Tangerang

Sebanyak 65 pelajar dari berbagai wilayah pedalaman dan pegunungan Papua akhirnya tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Selasa (11/8/2026), setelah menempuh perjalanan laut selama tujuh hari dari Jayapura. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, yang mewakili Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.

Dalam sambutannya, Ribka menyampaikan selamat datang dan mengapresiasi semua pihak yang telah berperan memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak Papua. Ia mengaku telah mengikuti perkembangan program pendidikan yang dijalankan Yayasan Pendidikan Harapan Papua (YPHP) sejak 2023. Program tersebut memberikan pendampingan sejak jenjang SMP, termasuk fasilitas asrama, hingga akses untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Jadi begitu direkrut dari SMP sampai dengan difasilitasi asrama dan semuanya, kemudian juga difasilitasi sampai ke perguruan tinggi. Ini pekerjaan yang luar biasa,” ujarnya.

Ribka menegaskan bahwa membawa anak-anak dari wilayah pedalaman dan pegunungan Papua untuk memperoleh pendidikan lanjutan bukanlah pekerjaan mudah. Kondisi geografis yang sulit dan berbagai keterbatasan membuat upaya ini membutuhkan kerja keras serta dukungan banyak pihak. “Saya hanya bisa ucapkan terima kasih atas nama seluruh masyarakat di Papua. Saya tadi katakan bahwa ini tidak gampang, satu pekerjaan menembus batas,” tuturnya.

Ia pun berpesan kepada para pelajar agar memanfaatkan kesempatan ini dengan belajar sungguh-sungguh dan mampu beradaptasi dengan lingkungan baru di Tangerang. “Ibu harap kalian belajar baik-baik di sini. Semua kebiasaan yang di sana kasih tinggal,” pesan Ribka.

Para siswa yang berasal dari kelas 7 hingga kelas 10 ini datang dari sejumlah wilayah, antara lain Nalca, Korupun, Danowage, Daboto, Mokndoma, Waisai, Sentani, dan Tarup. Mereka didampingi 32 orang yang terdiri atas rohaniawan, guru, dokter, perawat, dan tenaga medis.

Melalui program YPHP, para siswa akan melanjutkan pendidikan di SLH Gunung Moria, Tangerang, setelah menyelesaikan pendidikan dasar di daerah asal. Program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan lanjutan, tetapi juga membuka kesempatan bagi para siswa untuk menempuh pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags