Antusiasme Masyarakat Tinggi, Pemerintah Tambah Kursi untuk Perayaan HUT ke-81 RI

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:06 WIB
Antusiasme Masyarakat Tinggi, Pemerintah Tambah Kursi untuk Perayaan HUT ke-81 RI

Antusiasme masyarakat untuk mengikuti rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Negara, Jakarta, terbilang tinggi. Dalam lima hari masa pendaftaran, tercatat lebih dari 336 ribu orang mendaftar untuk menjadi peserta undangan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, "Selama lima hari masa pendaftaran itu totalnya kurang lebih di atas 336.000 pendaftar." Pernyataan itu disampaikannya kepada wartawan, Selasa (11/8).

Untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat, pemerintah menambah kapasitas kursi. Sebanyak 3.400 kursi tambahan disiapkan untuk peserta undangan. "Yang sebenarnya kapasitas yang memungkinkan kan hanya 5.500, tapi kami pastikan ada penambahan 3.400 kursi lagi," ujarnya.

Selain menambah kapasitas bagi undangan, pemerintah juga mempertimbangkan menyiapkan fasilitas bagi masyarakat yang tidak mendapatkan undangan tetapi tetap ingin menyaksikan perayaan dari luar kawasan Istana. "Tadi juga ada rencana mau mungkin ada penambahan tenda, tetapi bukan untuk undangan. Mungkin kami akan siapkan untuk mengakomodasi Saudara-Saudara kita banyak juga yang ikut nonton di luar pagar Istana," kata Pras.

Prasetyo Hadi mengatakan pihaknya telah meninjau kondisi lapangan untuk menyiapkan tempat yang lebih representatif bagi masyarakat yang ingin ikut menyaksikan perayaan dari luar pagar Istana. "Jadi kami tadi cek lapangan mungkin supaya menontonnya juga lebih enak, kami akan coba siapkan tempat yang lebih representatif," sambungnya.

Pras juga memastikan perayaan HUT ke-81 RI tahun ini akan memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, ia enggan membocorkan kejutan yang telah disiapkan pemerintah. "Ya, pasti ada perbedaan ya. Kalau masalah kejutannya, ya ditunggu nanti. Namanya juga kejutan," ucap dia.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags