Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir, Pembinaan Karakter Generasi Muda Lewat Sepak Bola

- Senin, 10 Agustus 2026 | 21:18 WIB
Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir, Pembinaan Karakter Generasi Muda Lewat Sepak Bola

Turnamen sepak bola nasional bertajuk Soekarno Cup 2026 resmi dimulai, Senin (10/8), dengan seremoni pembukaan yang digelar di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur. Ajang yang digagas untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda melalui olahraga.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan bahwa turnamen ini merupakan inisiatif langsung dari Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif, M. Prananda Prabowo. Menurutnya, sepak bola dipilih sebagai sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, sportivitas, mental ksatria, dan jiwa gotong royong kepada anak muda Indonesia.

"Mas Prananda memandang sepak bola merupakan sarana strategis dalam memupuk kedisiplinan, sportivitas, mental ksatria, serta jiwa gotong royong anak muda Indonesia," kata Hasto di sela pembukaan.

Pembukaan turnamen dihadiri sejumlah pimpinan pusat partai, termasuk Ketua DPD PDIP Jawa Timur Said Abdullah selaku tuan rumah, serta Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun. Prosesi penyalaan obor raksasa menjadi simbol semangat kemerdekaan yang tak pernah padam, dimeriahkan oleh parade kontingen dari berbagai provinsi dan pertunjukan kolosal yang melibatkan sedikitnya 300 seniman tradisional Jawa Timur.

Komarudin Watubun menyoroti makna strategis pemilihan Surabaya sebagai tuan rumah. Menurutnya, kota ini bukan sekadar Kota Pahlawan, melainkan tempat kelahiran Proklamator RI, Bung Karno, yang mengawali perjalanan hidupnya. "Dari kota ini pula kita ingin menyalakan kembali semangat membangun generasi muda Indonesia," ujarnya dalam sambutan.

Ia juga menegaskan bahwa Soekarno Cup lahir dari keyakinan bahwa olahraga merupakan jalan utama pembentukan karakter bangsa. Visi Bung Karno yang menempatkan olahraga sebagai alat perjuangan dan geopolitik telah terbukti melalui penyelenggaraan Asian Games 1962 dan Ganefo 1963. "Inilah nilai-nilai yang diyakini Bung Karno sebagai bagian dari nation and character building. Soekarno Cup bukan sekadar turnamen mencari juara, melainkan ruang untuk membentuk generasi muda Indonesia yang sportif, disiplin, dan menjunjung tinggi semangat gotong royong," tegas Komarudin.

Apresiasi disampaikan Komarudin kepada M. Prananda Prabowo yang merancang langsung turnamen ini. Sementara itu, Said Abdullah mengajak seluruh peserta untuk menjunjung sportivitas dan bermain fair play. "Karena itulah sumbangsih kami, sumbangsih PDI Perjuangan bagi perkembangan sepak bola tanah air. Sungguh, kami bermimpi layaknya negara-negara lain berkompetisi di tingkat elite dunia," jelas Said Abdullah.

Seremoni pembukaan juga diwarnai penyerahan obor oleh legenda sepak bola Tanah Air, seperti Aji Santoso, Yusuf Ekodono, Anang Ma'ruf, dan Boaz Salossa, kepada Komarudin Watubun yang mewakili Prananda Prabowo. Kick off dilakukan oleh Hasto Kristiyanto bersama perwakilan ketua DPD PDIP dari 16 tim yang bertanding.

Laga pembuka langsung mempertemukan tim tuan rumah Jawa Timur melawan Jawa Barat di Grup A. Final dan penutupan dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada 24 Agustus 2026. Hasto menyebut turnamen ini merupakan bagian dari cara partai menyemarakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. "Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini harus terus digelorakan kepada anak-anak muda. Sebagaimana Bung Karno yang selalu percaya bahwa anak-anak muda adalah masa depan bangsa," ujarnya.

Rencananya, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri akan hadir langsung pada final dan menyerahkan piala bergilir kepada juara. "Ibu Mega direncanakan hadir langsung dalam pertandingan final tahun ini. Seperti pada ajang Soekarno Cup 2025 di Bali," kata Hasto.

Turnamen berlangsung dari 10 hingga 24 Agustus 2026 di sejumlah stadion di Jawa Timur, yaitu Stadion Gelora 10 November, Gelora Bung Tomo, Lapangan Thor di Surabaya, serta Stadion Gelora Joko Samudro di Kabupaten Gresik.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags