Pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono yang sempat mengaitkan konsumsi telur dengan bisul mendapat respons keras dari penulis Tere Liye. Dalam unggahan di media sosial, Tere Liye menilai pengakuan Sudaryono justru menunjukkan kebodohan dan penolakan terhadap kesalahan.
Sebelumnya, Sudaryono mengaku sengaja menyebarkan pernyataan kontroversial itu. "Saya dicibir di medsos karena ngomong makan telur banyak bikin bisulan. Saya juga ngerti bisul dan makan telur banyak itu gak ada hubungannya. Tapi saya sengaja bilang kaya gitu untuk memancing para ahli gizi memberi edukasi yang benar," ujarnya.
Pengakuan tersebut langsung menuai kritik dari berbagai kalangan. Tere Liye, melalui akun media sosialnya, menuliskan komentar pedas: "Sudahlah bodoh, denial pula."
Kritik juga datang dari warganet. Akun @Indo_Como menyindir, "Susah emang ngaku salah, mending bikin plot twist seolah-olah lagi ngetes ahli gizi lewat mitos telur bisulan. Besok-besok kalau blunder tinggal bilang lagi eksperimen sosial."
Akun @Kingcube12 menulis, "Najis, pejabat digaji rakyat tapi begini modelnya." Sementara itu, @bayupra68291946 menilai sikap tersebut mencerminkan kebiasaan pemimpin yang pandai bersilat lidah dan anti kritik. "11/12 dengan pimpinan republik ini, pandai bersilat lidah anti kritikan. asuuu dahlah indonesia sedang suram," tulisnya.
Artikel Terkait
BGN Perketat Pengawasan MBG: Ompreng Wajib Cantumkan Batas Waktu Konsumsi
BGN Mewajibkan SPPG Cantumkan Batas Waktu Konsumsi di Ompreng MBG Mulai Pekan Depan
BGN Wajibkan Ompreng MBG Cantumkan Batas Waktu Konsumsi
BGN Libatkan Guru Awasi Keamanan Makanan MBG di Sekolah