Pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono yang sempat mengaitkan konsumsi telur dengan bisul mendapat respons keras dari penulis Tere Liye. Dalam unggahan di media sosial, Tere Liye menilai pengakuan Sudaryono justru menunjukkan kebodohan dan penolakan terhadap kesalahan.
Sebelumnya, Sudaryono mengaku sengaja menyebarkan pernyataan kontroversial itu. "Saya dicibir di medsos karena ngomong makan telur banyak bikin bisulan. Saya juga ngerti bisul dan makan telur banyak itu gak ada hubungannya. Tapi saya sengaja bilang kaya gitu untuk memancing para ahli gizi memberi edukasi yang benar," ujarnya.
Pengakuan tersebut langsung menuai kritik dari berbagai kalangan. Tere Liye, melalui akun media sosialnya, menuliskan komentar pedas: "Sudahlah bodoh, denial pula."
Kritik juga datang dari warganet. Akun @Indo_Como menyindir, "Susah emang ngaku salah, mending bikin plot twist seolah-olah lagi ngetes ahli gizi lewat mitos telur bisulan. Besok-besok kalau blunder tinggal bilang lagi eksperimen sosial."
Akun @Kingcube12 menulis, "Najis, pejabat digaji rakyat tapi begini modelnya." Sementara itu, @bayupra68291946 menilai sikap tersebut mencerminkan kebiasaan pemimpin yang pandai bersilat lidah dan anti kritik. "11/12 dengan pimpinan republik ini, pandai bersilat lidah anti kritikan. asuuu dahlah indonesia sedang suram," tulisnya.
Artikel Terkait
Anggaran Terbesar 2027: BGN, Kementerian Pertahanan, dan Polri
Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Sebut Sjafrie Sempat Diberi Tahu Soal Fitnah
Tere Liye: Program yang Dinikmati Rakyat Bukan Dimulai Era Jokowi
Kisah Tere Liye Kehilangan Goodie Bag di Istana Negara