Gunung Bromo Ditutup Total akibat Kebakaran, Wisatawan Bisa Ajukan Refund atau Reschedule Tiket

- Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:00 WIB
Gunung Bromo Ditutup Total akibat Kebakaran, Wisatawan Bisa Ajukan Refund atau Reschedule Tiket

Kawasan wisata Gunung Bromo ditutup total menyusul meluasnya kebakaran hutan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Penutupan berlaku di semua pintu masuk, termasuk Cemorolawang, Wonokitri, Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro.

Kebijakan ini mulai diberlakukan Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan. Para wisatawan yang sudah memesan tiket kunjungan tidak perlu khawatir kehilangan uang mereka. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) memberikan dua opsi: penjadwalan ulang atau pengembalian dana.

Prosedur Refund dan Reschedule

Melalui akun Instagram resmi @bbtnbromotenggersemeru, pengelola mengumumkan bahwa wisatawan yang membeli tiket untuk periode penutupan dapat mengajukan reschedule maupun refund. Prosesnya dilakukan dengan mengisi formulir khusus yang telah disediakan.

Petugas admin portal pemesanan akan mengirimkan informasi dan instruksi pengisian formulir. Wisatawan diminta mengikuti petunjuk dari admin agar pengajuan mereka diproses sesuai ketentuan.

BB TNBTS menegaskan penutupan seluruh akses dilakukan demi keamanan pengunjung dan mendukung pemadaman kebakaran. Petugas gabungan masih berupaya memadamkan api di sejumlah titik hutan dan Kaldera Bromo. Karena itu, semua pihak diminta tidak beraktivitas di dalam kawasan hingga kondisi dinyatakan aman. Imbauan ini berlaku bagi wisatawan, masyarakat sekitar, dan penyedia jasa perjalanan.

Kronologi Kebakaran

Kebakaran di kawasan Bromo mulai terjadi Senin (3/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Sebelumnya, BB TNBTS telah menutup sebagian kawasan wisata. Akses dari Kabupaten Malang dan Lumajang juga ditutup sementara.

Pemadaman dilakukan BPBD bersama petugas gabungan dengan mengerahkan satu unit truk pemadam, satu unit truk tangki BPBD Jawa Timur, satu unit mobil L300 pembawa tandon air, dan satu unit drone water spray. Dukungan juga datang dari helikopter water bombing jenis PK-DBM milik BNPB untuk menjangkau titik api yang sulit dilalui jalur darat.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags