Kejuaraan E-Sports Kapolri Cup 2026 resmi dimulai. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo membuka ajang tersebut di Indonesia Arena, Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (8/8/2026). Sebanyak 35.936 peserta tercatat mengikuti kompetisi ini.
Dedi menegaskan, kehadiran Polri dalam turnamen ini bukan sekadar pengamanan. Polri ingin merangkul generasi muda melalui ekosistem digital yang kini menjadi ruang ekspresi dan prestasi.
“Aktivitas yang dahulu lebih banyak dipandang sebagai hobi kini telah tumbuh menjadi ruang ekspresi, kompetisi, dan prestasi yang diakui secara luas,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Menurut Dedi, kompetisi ini menjadi sarana membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus memberi ruang berkembang. “Di sinilah Polri hadir bersama generasi muda, memberikan ruang untuk tumbuh, berkarya, berprestasi, sekaligus membangun hubungan yang semakin dekat dan saling percaya,” katanya.
Mengusung tagline Dream to Become, Kapolri Cup 2026 ingin menegaskan bahwa setiap anak muda memiliki peluang mengembangkan potensi. Dedi berharap turnamen ini melahirkan talenta digital Indonesia yang kreatif, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat global.
“Saya berharap kompetisi E-Sports Kapolri Cup 2026 dengan tagline ‘Dream to Become’ akan melahirkan banyak talenta digital Indonesia yang kreatif, berintegritas, dan berdaya saing global,” tuturnya.
Dedi menekankan, menjadi juara tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis. E-sports menuntut karakter kuat, sportivitas, disiplin, kerja sama tim, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan. “Semangat inilah yang ingin kita bangun, yaitu mengubah mimpi menjadi kemampuan, kemampuan menjadi prestasi, dan prestasi menjadi masa depan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar menjadikan ajang ini sebagai ruang pembentukan karakter, bukan semata mengejar kemenangan. “Jadikan ajang ini sebagai ruang untuk menumbuhkan sportivitas, disiplin, kerja sama tim, dan jiwa kepemimpinan. Selain kemenangan yang tentunya patut dibanggakan, semangat fair play adalah kehormatan yang juga harus dirawat dalam diri,” pesannya.
Pembukaan turnamen ini turut dihadiri perwakilan Kemenko PMK, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Pemuda dan Olahraga, TNI, Kejaksaan Agung, dan BSSN. Adapun jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia mengikuti acara secara daring.
Artikel Terkait
Kapolri Cup 2026 Resmi Dibuka, 35.936 Anak Muda Berlaga di Ajang E-Sports
Kapolri Tutup Kapolri Cup 2026, Tekankan Dukungan untuk Atlet Nasional
Kapolri Cup 2026 Resmi Ditutup, Kapolri Ikut Main dalam Laga Persahabatan
Kapolri Resmi Tutup Kapolri Cup 2026, Apresiasi Dukungan Pembinaan Atlet Bulu Tangkis