Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran obat keras tertentu (OKT), termasuk Tramadol, secara menyeluruh hingga tingkat desa dan kelurahan. Ia menekankan bahwa negara harus hadir dan menang dalam memerangi peredaran obat-obatan terlarang, serta masyarakat tidak perlu hidup dalam ketakutan akibat ulah para pengedar.
"Itu harus dilawan. Kan enggak boleh lagi dibiarkan. Masa banyak orang takut oleh orang yang jualan Tramadol? Kan aneh begitu," ujarnya usai menghadiri Rapat Paripurna Kesepakatan Bersama antara Gubernur dan DPRD Jawa Barat terkait Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Rabu (5/8).
Dedi mengungkapkan bahwa pemerintah akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk memperkuat langkah pemberantasan. "Saya nanti hari Jumat dengan Pak Kapolda akan berkoordinasi, dan kemudian gerakannya sampai desa dan kelurahan," katanya.
Dalam strategi ini, peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas akan dioptimalkan sebagai ujung tombak pengawasan di wilayah masing-masing. Dengan keterlibatan aparat hingga tingkat desa, ia meyakini peredaran Tramadol dapat ditekan secara efektif. "Kita fungsikan saja Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk operasi di daerahnya masing-masing. Tidak boleh ada rasa takut lagi. Masa penjahat membuat rasa takut warga secara umum di wilayahnya?" tegasnya.
Dedi membandingkan upaya ini dengan keberhasilan pemberantasan begal di Jawa Barat yang dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan hasil positif. Menurutnya, keberanian aparat dan masyarakat dalam melawan pelaku kejahatan menjadi kunci utama. "Dulu begal waktu awalnya juga menimbulkan rasa takut, hari ini kan hilang rasa takutnya. Mereka juga sudah mulai berkurang," pungkasnya.
Artikel Terkait
Dedi Mulyadi soal WFH ASN Diperpanjang: Tak Masalah, yang Penting Produktif
Penjualan Semen Indonesia Capai 18,27 Juta Ton pada Semester I-2026
Pemprov Jabar Ambil Alih Tuan Rumah MTQ 2026
Dedi Mulyadi: Tak Ada yang Bisa Membekingi Peredaran Tramadol di Jabar