Presiden Erdogan Hadiri Penutupan Sekolah Musim Panas TÜGVA, Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

- Senin, 03 Agustus 2026 | 06:00 WIB
Presiden Erdogan Hadiri Penutupan Sekolah Musim Panas TÜGVA, Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, menghadiri acara puncak Sekolah Musim Panas TÜGVA (Türkiye Gençlik Vakfı) di Stadion RAMS Park Galatasaray, Istanbul, pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Acara yang digelar sebagai penutup program tahunan tersebut diisi dengan konser, pertunjukan cahaya, pentas seni siswa, serta pengundian hadiah umrah gratis bagi peserta.

Sekolah Musim Panas TÜGVA merupakan program eduedutainment yang dirancang untuk mengisi liburan sekolah anak-anak dan remaja, terutama tingkat menengah pertama, dengan kombinasi pendidikan nilai keagamaan, olahraga, dan kegiatan sosial. Program ini berlangsung selama lima hingga enam minggu, dari Juli hingga Agustus, di berbagai provinsi di Turki.

Dalam sambutannya, Erdoğan menegaskan pentingnya program ini dalam membentuk karakter generasi muda. "Mereka tidak bisa menggunakan anak-anak berhati murni bangsa ini sebagai alat dalam permainan kotor mereka, seperti yang telah mereka lakukan berkali-kali di masa lalu. Hari-hari itu telah berlalu," ujarnya.

Kegiatan dalam sekolah musim panas ini terbagi dalam tiga fokus utama: pendidikan nilai dan agama yang mencakup pembelajaran Al-Qur'an, sirah nabawiyah, dan dasar-dasar Islam; aktivitas fisik seperti turnamen sepak bola, berenang, memanah, dan permainan tradisional; serta pengembangan sosial melalui kunjungan budaya, kemah, dan kegiatan seni.

Program ini secara keseluruhan bertujuan melahirkan generasi muda Turki yang berpegang teguh pada nilai moral dan agama, sekaligus aktif secara fisik dan sosial. Kehadiran langsung Presiden Erdoğan dalam acara final menunjukkan perhatian khusus pemerintah terhadap pendidikan karakter generasi penerus bangsa.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags