Rustam Effendi, salah satu tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan ijazah Presiden Joko Widodo, mengaku telah menemukan orang yang mencetak ijazah Universitas Gadjah Mada (UGM) milik Jokowi di Pasar Pramuka, Jakarta. Ijazah tersebut, menurut Rustam, digunakan Jokowi sebagai syarat pencalonan gubernur DKI Jakarta dan dua kali pencalonan presiden.
Pernyataan itu disampaikan Rustam dalam acara Rakyat Bersuara yang disiarkan iNewsTV. Ia menambahkan bahwa orang yang mencetak ijazah itu akan bersaksi di pengadilan. Informasi ini pertama kali diungkap oleh akun Twitter @regar_op0sisi yang mengutip pernyataan Rustam.
Hingga berita ini diturunkan, UGM maupun pihak Istana belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim tersebut.
Artikel Terkait
Anies Baswedan: Tak Menyesal Bantu Jokowi, tapi Sorot Perubahan Arah Kebijakan
Arya Widakarna Serahkan Tongkat Ganesha Bali ke Jokowi sebagai Simbol Estafet ke Gibran
Enam Anggota DPD RI Temui Jokowi di Solo, Bahas Desentralisasi Pembangunan
Hakim Tolak Praperadilan Dokter Tifa, Sidang Ijazah Jokowi Lanjut