Pemerintah memastikan pembenahan tata kelola Badan Gizi Nasional (BGN) tetap berlangsung meskipun Kepala BGN Nanik Sudaryanti Deyang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Langkah konkret telah diambil, termasuk pembentukan tim reformasi yang bertugas mengaudit pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi (Bakom) RI Kurnia Ramadhana mengungkapkan, tim tersebut bekerja untuk mengecek ketepatan sasaran penerima manfaat dan kesiapan lebih dari 20 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Ada tim yang dibentuk untuk reformasi kelembagaan yang saat ini sedang bekerja. Pertama untuk mengecek penerima manfaat apakah sudah tepat sasaran atau belum. Kemudian yang kedua ada juga tim yang berfokus untuk mengecek dua puluh ribu sekian total SPPG apakah sudah memenuhi juknis atau tidak,” ujar Kurnia di gedung Bakom, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (22/7).
Pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi Presiden Prabowo Subianto terhadap pelaksanaan MBG sekaligus upaya memperbaiki berbagai aspek tata kelola BGN. Kurnia menambahkan, proses hukum yang tengah dilakukan Kejaksaan Agung terhadap eks Kepala BGN Dadan Hindayana juga menjadi bahan evaluasi. “Tentu ini berangkat dari evaluasi Presiden dan juga pemerintah tentang BGN dan MBG serta juga dikuatkan dengan beberapa waktu lalu ada proses hukum yang sedang dilakukan oleh Kejaksaan Agung. Temuan-temuan dari para penyidik tentu menjadi bekal utama dari BGN untuk memperbaiki tata kelola kelembagaan dan program makan bergizi gratis itu sendiri,” kata Kurnia.
Ia memastikan proses reformasi tidak akan terganggu meski terjadi pergantian kepemimpinan. “Tidak ada hambatan karena proses perbaikan tata kelola itu dilakukan secara intens, serius, berkala oleh BGN. Di BGN itu tidak hanya satu orang saja, namun banyak orang dan concern tentang perbaikan tata kelola internal BGN dan perbaikan makan bergizi gratis sudah dan sedang dilakukan,” tutur Kurnia.
Sebelumnya, Nanik Sudaryanti Deyang mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun Facebook pribadi dengan alasan kesehatan. Posisinya kemudian digantikan oleh Wamentan Sudaryono yang dilantik di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (22/7).
Artikel Terkait
Kepala BGN Terapkan Zero Tolerance terhadap Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Sudaryono Dilantik Jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Tinggalkan Jabatan Wamentan
Kepala BGN Sudaryono Bantah Miliki Dapur MBG, Janji Tata Kelola Transparan
Kepala BGN Peringatkan Praktik Catut Nama di Program Makan Bergizi Gratis