Ahli Forensik Digital: Uploader Belum Tentu Pemilik Data, Perubahan Replikasi Bukan Manipulasi Objek Asli

- Selasa, 21 Juli 2026 | 21:50 WIB
Ahli Forensik Digital: Uploader Belum Tentu Pemilik Data, Perubahan Replikasi Bukan Manipulasi Objek Asli

Perdebatan soal keaslian ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo yang diunggah politisi PSI Dian Sandi Utama memasuki babak baru. Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar menilai ada kekeliruan dalam memahami kepemilikan objek digital yang diunggah ke internet.

Menurut Rismon, dalam teknologi informasi, pihak yang mengunggah file atau uploader tidak otomatis menjadi pemilik data. Kepemilikan informasi digital memiliki beberapa kategori yang berbeda. "Di dalam teknologi informasi, informasi yang termuat di dalam objek digital itulah si pemilik. Uploader lain lagi, bahkan file creator beda lagi, media owner beda lagi. Jadi ada beberapa kategori, tidak bisa disamakan itu semua," ucapnya dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Eksklusif! Adu Bukti Ijazah Jokowi' yang disiarkan di iNews, Selasa (21/7/2026).

Ia menilai perdebatan mengenai ada atau tidaknya perubahan pada objek digital, dalam hal ini ijazah Jokowi yang diunggah, sebaiknya dibuktikan melalui proses persidangan. Rismon juga menjelaskan bahwa dalam dunia digital dikenal istilah replikasi, yaitu proses menyalin atau mengunduh data sehingga menghasilkan representasi dari objek digital asli.

Menurutnya, apabila salinan atau replikasi objek digital tersebut kemudian diubah untuk mendukung suatu hipotesis, maka tindakan itu merupakan bentuk manipulasi digital terhadap hasil replikasi, bukan terhadap objek digital asli yang diunggah. "Ketika kita mengubah secara digital replikasi dari objek digital yang di-upload untuk mendukung formula kita, secara teknologi informasi kita memanipulasi secara digital karena itu replikasi," ucapnya.

Rismon menyebut perubahan terhadap hasil salinan atau unduhan file untuk mendukung suatu argumentasi dapat dikategorikan sebagai manipulasi digital. Namun, ia menegaskan hal tersebut berkaitan dengan replikasi file, bukan berarti objek digital yang pertama kali diunggah telah mengalami perubahan.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags