Aliran Kali Ciliwung di kawasan Manggarai, Jakarta Pusat, menyusut drastis pada Senin (20/7). Penurunan debit air ini merupakan dampak langsung dari musim kemarau yang mulai melanda ibu kota.
Surutnya permukaan air membuat sebagian dasar sungai yang biasanya tenggelam kini berubah menjadi daratan dangkal. Kondisi tersebut dimanfaatkan warga sekitar, mulai dari anak-anak yang bermain di tepian sungai yang mengering.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi musim kemarau tahun ini akan berlangsung lebih panjang. Karakteristik musim kemarau kali ini juga diprediksi lebih kering.
Artikel Terkait
Sungai Mahakam Menyusut, Hamparan Pasir Muncul dan Jalur Transportasi Terganggu
Anak-Anak Manfaatkan Kemarau untuk Berenang di Kali Ciliwung
BMKG: 73,8 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau
BMKG: Agustus Jadi Puncak Musim Kemarau di Sebagian Besar Wilayah Indonesia