Tim SAR gabungan masih terus mencari 18 penumpang KM Nurul Salsa yang belum ditemukan setelah kapal tersebut tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Memasuki hari keenam operasi pencarian pada Senin (20/7/2026), ratusan personel bersama armada laut dan udara dikerahkan untuk memperluas area penyisiran.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi terbaru, KM Nurul Salsa mengangkut 78 orang saat berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng. Dari jumlah tersebut, 59 penumpang berhasil ditemukan selamat, satu orang meninggal dunia, sementara 18 lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan menjadi fokus pencarian tim SAR gabungan.
“Yang masih dalam pencarian ada 18 orang. Untuk yang telah ditemukan, ada 59 orang selamat dan satu meninggal dunia,” kata Andi Sultan.
Berikut daftar penumpang KM Nurul Salsa yang masih dalam pencarian:
- Cia (19)
- Bau Intang (50)
- Sahrul Amin (53)
- Madang (50)
- Januari (12)
- Maridaeng (60)
- Umar (80)
- Naura (13)
- Nurhayati (45)
- Malida (31)
- Hasbi (41)
- Hasriani (18)
- Jusriawati (24)
- Arfandi (27)
- Jaenuddin (51)
- Musliana (22)
- Hasriati (44)
- Naila (19)
Operasi pencarian pada hari keenam melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta nelayan setempat. Tim menggunakan kapal SAR, kapal milik TNI AL dan Polairud, serta dukungan pemantauan udara untuk menyisir perairan di sekitar lokasi tenggelamnya kapal hingga area yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban.
Sebelumnya, pada hari kelima pencarian, dua penumpang bernama Nurmiati (46) dan Jasmal (24) berhasil ditemukan selamat setelah bertahan berhari-hari di tengah laut menggunakan gabus dan jaket pelampung. Keduanya kini menjalani perawatan medis setelah dievakuasi ke Pulau Jampea.
KM Nurul Salsa tenggelam pada Rabu (15/7/2026) saat berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar. Berdasarkan informasi awal, kapal mengalami gangguan mesin di perairan barat Pulau Polassi sebelum diterjang gelombang tinggi hingga terbalik dan akhirnya tenggelam. Hingga kini, tim SAR gabungan masih berupaya menemukan seluruh korban yang belum diketahui keberadaannya.
Artikel Terkait
Tim DVI Buka Posko Ante Mortem di Selayar untuk Percepat Identifikasi Korban KM Nurul Salsa
Dua Penumpang KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, Total Korban Selamat Jadi 59 Orang
Basarnas Kerahkan Armada Tambahan dari Mataram untuk Cari 18 Korban KM Nurul Salsa yang Hilang
Mensesneg Prihatin Atas Tenggelamnya KM Nurul Salsa di Selayar