Kemensos Kirim Bantuan untuk Korban Konflik Sosial di Flores Timur

- Senin, 20 Juli 2026 | 09:30 WIB
Kemensos Kirim Bantuan untuk Korban Konflik Sosial di Flores Timur

Kementerian Sosial mulai menyalurkan bantuan bagi warga terdampak konflik sosial di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Bantuan logistik akan dikirim dari Gudang Sentra Effata Kupang menuju Dinas Sosial setempat pada Senin (20/7).

Konflik antara warga Desa Narasoina dan Dusun Bele, Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, pada Sabtu (18/7) menewaskan tiga orang dan melukai lima lainnya. Selain korban jiwa, kerusakan material meliputi 20 unit rumah, satu tempat usaha, dan satu sepeda motor.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan belasungkawa dan memastikan pemerintah pusat berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat keamanan. “Kami terus berkoordinasi agar penanganan terhadap warga terdampak berjalan cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7) malam.

Pemerintah Kabupaten Flores Timur bersama Forkopimda, TNI, dan Polri telah turun ke lokasi untuk meredakan ketegangan melalui pendekatan persuasif. Mereka mengimbau warga menjaga situasi tetap kondusif.

Bantuan yang disiapkan meliputi 200 paket makanan siap saji, 100 paket makanan anak, 200 paket lauk pauk siap saji, 50 kasur, 50 selimut, 50 paket kidsware, 50 paket family kit, 50 paket sandang dewasa, dan satu tenda serbaguna.

Dinas Sosial setempat telah melakukan asesmen dan pendataan dampak konflik, mengevakuasi korban luka ke fasilitas kesehatan, serta berkoordinasi dengan aparat keamanan. Pemerintah daerah juga tengah memproses Surat Keterangan Tanggap Darurat sebagai dasar pengajuan santunan ke Kemensos.

Hingga kini, situasi di lokasi masih dipantau aparat. Upaya mediasi terus dilakukan, dan warga diminta tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan. Gus Ipul berharap penyelesaian secara damai dapat diutamakan. “Kami mengajak seluruh masyarakat menahan diri, menjaga persaudaraan, dan mempercayakan penyelesaian kepada pemerintah dan aparat yang berwenang,” tutupnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags