Pimpinan Pusat Muhammadiyah menandatangani nota kesepahaman dengan Kaikoukai Healthcare Corporation, Jepang, pada Sabtu (18/7/2026). Kerja sama ini mencakup pengembangan layanan hemodialisis, rumah sakit, perawatan lanjut usia, dan program internasional.
Kaikoukai Healthcare Corporation merupakan jaringan penyedia layanan kesehatan swasta terkemuka di Jepang yang berpusat di Nagoya, Prefektur Aichi. Didirikan sejak 1982, perusahaan ini dikenal dengan standar layanan medis paripurna, terutama teknologi cuci darah. Mereka juga memiliki anak perusahaan yang menangani pasien asing dan program rekrutmen tenaga medis serta caregiver dari Indonesia.
Empat pilar kerja sama yang ditawarkan Kaikoukai dinilai sejalan dengan arah pengembangan sektor kesehatan Muhammadiyah. Jepang dinilai sebagai mitra strategis karena kedekatan historis dan kesamaan nilai budaya. "Budaya kerja masyarakat Jepang yang disiplin dan ramah memiliki banyak kesamaan dengan karakter masyarakat Indonesia," demikian pernyataan dari PP Muhammadiyah.
Muhammadiyah dan Kaikoukai telah beberapa kali mengadakan pertemuan dalam beberapa tahun terakhir. Kerja sama ini tidak hanya membuka peluang kolaborasi di bidang kesehatan, tetapi juga memperluas jejaring Muhammadiyah dengan berbagai institusi di Jepang.
Artikel Terkait
Anggaran Terbesar 2027: BGN, Kementerian Pertahanan, dan Polri
Kemunafikan Jepang di Balik Upacara Bom Atom dan Revisi Sejarah
Empat Pekerja Tewas Tertabrak Kereta di Jepang
Muhammadiyah Berduka atas Gempa NTT, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bantu Korban