Pernyataan Prabowo Soal Israel Viral, Ternyata Ada Syarat yang Terpotong

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:40 WIB
Pernyataan Prabowo Soal Israel Viral, Ternyata Ada Syarat yang Terpotong

Sebuah potongan video Presiden Prabowo Subianto ramai beredar di media sosial belakangan ini. Dalam cuplikan itu, ia terdengar tegas menyatakan kesiapan Indonesia mengakui Israel dan membuka hubungan diplomatik. Klaimnya langsung memicu beragam reaksi.

Unggahan akun X @indepenSumatera pada 30 Januari 2026 itu menyertakan pernyataan lengkap Prabowo.

“Indonesia siap untuk mengakui Israel dan kita siap untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Kami juga menyampaikan bahwa Indonesia siap untuk menyumbang pasukan perdamaian di kawasan tersebut,”

Video singkat itu viral. Tak tanggung-tanggung, tayangannya sudah melampaui satu juta views di platform tersebut. Banyak yang kaget, tak sedikit yang bertanya-tanya.

Namun begitu, ada konteks penting yang terlewat. Ini bukan video baru. Rekaman itu diambil dari pertemuan Prabowo dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka, Jakarta. Tanggalnya? Jauh sebelumnya, yaitu 28 Mei 2025.

Kalau ditelusuri versi lengkapnya, pernyataan Prabowo punya satu syarat utama yang sering kali terpotong. Ia menegaskan bahwa langkah itu akan diambil jika negara Palestina diakui oleh Israel terlebih dahulu. Poin ini krusial.

Seperti tercatat dalam siaran pers resmi, Prabowo menjelaskan posisi Indonesia dengan jelas.

“Indonesia sudah menyampaikan begitu negara Palestina diakui oleh Israel, Indonesia siap untuk mengakui Israel dan kita siap untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Kami juga menyampaikan bahwa Indonesia siap untuk menyumbang pasukan perdamaian di kawasan tersebut,”

Jadi, narasi yang beredar luas di media sosial itu sebenarnya tidak utuh. Potongan video itu, meski faktual kata-katanya, mengaburkan premis dasarnya. Situasinya jadi lain sama sekali. Ini menunjukkan betapa konteks bisa mengubah segalanya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler