Hujan Deras Landa Jakarta, 30 RT Terendam dan Ratusan Warga Mengungsi

- Jumat, 30 Januari 2026 | 20:48 WIB
Hujan Deras Landa Jakarta, 30 RT Terendam dan Ratusan Warga Mengungsi

Hujan deras mengguyur Jakarta sepanjang hari Jumat, mengubah sejumlah jalan dan permukiman menjadi genangan air. Menurut data yang dirilis BPBD DKI Jakarta sekitar pukul delapan malam, sedikitnya ada 30 RT yang terdampak. Situasinya cukup pelik di beberapa titik.

Mohammad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI, mengonfirmasi hal ini. Dalam keterangan tertulisnya, ia menyebut hujan dengan intensitas tinggi itulah biang keroknya.

“Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta,”

Begitu laporan masuk, personel BPBD langsung dikerahkan untuk memantau lokasi-lokasi terdampak. Yohan berharap genangan bisa surut dengan cepat. Namun begitu, upaya yang dilakukan tak hanya sekadar menunggu air menyusut.

“Kami juga mengkoordinasikan unsur Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk menyedot genangan dan memastikan tali air berfungsi dengan baik,”

Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada. Jika keadaan darurat, hubungi saja layanan 112. Soalnya, menurut pantauan di lapangan, kondisi tiap wilayah memang berbeda-beda.

Wilayah yang Masih Terendam

Jakarta Selatan lumayan ringan. Cuma satu RT di Pejaten Timur yang terendam 30 cm. Penyebabnya kombinasi: hujan deras dan luapan Kali Ciliwung.

Lain cerita di Jakarta Timur. Di sini dampaknya paling parah, mencakup 27 RT. Daerah seperti Bidara Cina, Kampung Melayu, dan Cawang terendam dengan ketinggian yang bervariasi, mulai dari 30 cm hingga yang paling dalam mencapai 140 cm. Lagi-lagi, Ciliwung yang meluap jadi penyebab utama.

Sementara di Jakarta Utara, dua RT di Kapuk Muara juga kebanjiran setinggi 30 cm. Kali Angke yang meluap disebut-sebut sebagai pemicunya.

Pengungsian Warga

Karena genangan yang dalam, banyak warga terpaksa mengungsi. Di Jakarta Timur, titik pengungsian tersebar di beberapa lokasi.

Di Kelurahan Kampung Melayu, warga mengungsi di SDN Kampung Melayu 01 dan 02 (405 jiwa dari 113 KK), Masjid Jami Itihadul Ikhwan (171 jiwa dari 54 KK), dan SMPN 26 Jakarta (250 jiwa dari 54 KK).

Kelurahan Cawang menampung warganya di Saung Lapangan Tennis RW 03 (40 jiwa) dan Musholla Al Islah (50 jiwa). Sedangkan di Bidara Cina, warga tersebar di Aula Masjid Al Abror, SKKT, Gor Otista, dan SDN 05 dengan total ratusan jiwa.

Kabar Baik: Genangan Mulai Surut

Di sisi lain, ada juga kabar yang cukup melegakan. Sejumlah wilayah lainnya ternyata sudah berangsur pulih. Air mulai surut di setidaknya 16 kelurahan yang tersebar. Mulai dari Cililitan, Kembangan Selatan, Kedaung Kali Angke, hingga Marunda dan Manggarai. Daftarnya panjang, menunjukkan bahwa genangan sempat menyebar cukup luas sebelum akhirnya perlahan mengering.

Beberapa ruas jalan yang sempat tak bisa dilalui pun sudah mulai normal. Misalnya, Pulo Raya IV di Petogogan, Jakarta Selatan dan Jalan Rawa Indah Dua di Pegangsaan Dua, Jakarta Utara. Kendaraan sudah bisa lewat lagi di sana.

Meski begitu, langit Jakarta masih terlihat kelabu. Warga ibukota tentu berharap hujan tak lagi mengguyur dengan intensitas yang sama besoknya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler