Hujan Deras Guyur Jakarta, 39 RT dan Tiga Ruas Jalan Terendam Banjir

- Jumat, 30 Januari 2026 | 09:42 WIB
Hujan Deras Guyur Jakarta, 39 RT dan Tiga Ruas Jalan Terendam Banjir

Hujan deras mengguyur Jakarta sepanjang malam, dan pagi ini dampaknya sudah terlihat jelas. Sejumlah wilayah ibu kota kembali terendam banjir. Data terbaru dari BPBD DKI Jakarta, yang dirilis Jumat (30/1) sekitar pukul 08.00 WIB, mencatat sedikitnya 39 RT dan tiga ruas jalan tergenang air.

Mohammad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI, mengonfirmasi hal ini. Menurutnya, hujan dengan intensitas tinggi itulah pemicu utamanya.

“Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta,” jelas Yohan.

Dia menambahkan, personelnya sudah dikerahkan ke lapangan untuk memantau langsung situasi. Targetnya, genangan bisa surut dengan cepat. Namun begitu, upaya yang dilakukan tidak sederhana.

“Kami juga mengkoordinasikan unsur Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk menyedot genangan dan memastikan tali air berfungsi dengan baik,” katanya.

BPBD pun mengingatkan warga untuk tetap waspada. Jika keadaan mendesak, masyarakat diharap segera menghubungi nomor darurat 112.

Lalu, daerah mana saja yang paling parah? Rinciannya cukup panjang. Di Jakarta Timur, jumlah RT yang terdampak paling banyak, mencapai 21 RT. Wilayah seperti Cawang, Kampung Melayu, dan Bidara Cina terendam dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 50 cm hingga yang paling dalam 350 cm. Penyebabnya kombinasi hujan lebat dan luapan Kali Ciliwung.

Jakarta Selatan dan Barat masing-masing mencatat 8 RT yang kebanjiran. Di Selatan, kawasan Pejaten Timur dan Rawajati terdampak dengan genangan yang dalam, bahkan ada yang mencapai 350 cm. Sementara di Barat, daerah seperti Kedaung Kali Angke tergenang 20-30 cm akibat luapan Kali Mookervart. Jakarta Utara juga tak luput, dengan 2 RT di Cilincing dan Marunda mengalami hal serupa.

Yang memprihatinkan, banjir ini memaksa sejumlah warga mengungsi. Di Jakarta Timur, titik pengungsian tersebar di beberapa lokasi. SDN Kampung Melayu 02, misalnya, menampung 152 jiwa dari 41 kepala keluarga. Situasi serupa terlihat di sejumlah musala dan aula di Cawang serta Bidara Cina.

Jakarta Pusat dan Barat juga membuka posko. Di Karet Tengsin, warga mengungsi di RPTRA Segas dan Aula Masjid Muhajirin. Sedangkan di Kedaung Kali Angke, Masjid Jami Al Fudhola menjadi tempat perlindungan sementara.

Di sisi lain, ada sedikit kabar baik. Genangan di Kelurahan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, dilaporkan sudah mulai surut. Meski begitu, beberapa jalan masih terpantau tergenang, seperti Jalan Pulo Raya IV di Petogogan dan Gang Langgar di Rawajati dengan ketinggian yang masih signifikan, terutama di Gang Langgar yang mencapai 180 cm.

Cuaca memang belum sepenuhnya bersahabat. Ancaman genangan masih mengintai di sudut-sudut kota. Semoga saja upaya penanganan yang dilakukan bisa membuahkan hasil, dan warga yang terdampak segera bisa kembali ke rumah mereka.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler