Born to Run: Kisah Dua Keluarga yang Bangkit dari Reruntuhan Kecelakaan

- Rabu, 28 Januari 2026 | 21:45 WIB
Born to Run: Kisah Dua Keluarga yang Bangkit dari Reruntuhan Kecelakaan

Drama keluarga China Born to Run tayang perdana tahun lalu, dan langsung menarik perhatian. Sutradara Shen Yan menggarapnya, dengan deretan pemain seperti Xu Di, Chen Xiao Yi, dan Yang Chao Yue. Inti ceritanya sederhana namun dalam: sebuah kecelakaan mobil yang tiba-tiba, menghantam dua keluarga biasa dan memaksa mereka menghadapi realita hidup dengan cara yang sama sekali berbeda.

Total ada 28 episode, masing-masing sekitar 45 menit. Buat yang penasaran, serial ini bisa ditonton lewat iQIYI. Tapi apa sih yang sebenarnya terjadi dalam kisah ini?

Semuanya berawal usai sebuah pesta ulang tahun. Kecelakaan mobil yang datang tanpa peringatan itu menghancurkan hidup keluarga Xiu Fang dan Xiu Li. Korban pertamanya adalah Ruo Xuan, putra Xiu Li. Dia anak SMA berprestasi, masa depannya cerah, tapi semuanya terenggut dalam sekejap.

Duka Xiu Li begitu mendalam. Dia terpuruk, tak sanggup menerima kenyataan pahit bahwa anaknya telah pergi. Kesedihan yang tak kunjung reda itu perlahan-lahan meracuni semua hubungan di sekitarnya, mengubah segalanya.

Melihat ibunya seperti itu, Ruo Hua diperankan oleh Yang Chao Yue memutuskan untuk tinggal bersamanya di asrama. Niatnya mulia: membantu sang ibu bangkit. Tapi justru sebaliknya. Luka batin Xiu Li membuatnya bersikap overprotektif, malah menciptakan masalah besar bagi Ruo Hua yang sedang menghadapi tahun terakhir sekolah.

Belum cukup sampai di situ. Ruo Hua juga harus berhadapan dengan tekanan ibunya soal hubungan asmaranya dengan Zhou Kaize. Kecemasan Xiu Li yang meluap-luap membuat dinamika ibu-anak ini dipenuhi paranoid dan pertengkaran yang melelahkan.

Sementara itu, keluarga di seberang juga porak-poranda. Kecelakaan yang sama merenggut kaki An Xin, putri tunggal Xiu Fang yang dulu berprofesi sebagai guru tari. Impiannya runtuh bersamaan dengan fisiknya yang tak lagi utuh.

An Xin pun jatuh. Depresi menggerogotinya, kondisi mentalnya kian rapuh hari demi hari. Ironisnya, justru di momen paling sulit ini, suaminya, Qin Feng (diperankan Song Yang), malah menjauh. Rasanya seperti ditampar dua kali.

Sebagai ibu, Xiu Fang tak tinggal diam. Dia yang bergumul dengan obesitasnya sendiri, bertekad bulat. Demi membangkitkan kepercayaan diri anaknya, dia harus menepati komitmen turun berat badan yang selama ini selalu gagal. Ini caranya memberi dukungan nyata, bukan sekadar kata-kata.

Lambat laun, setelah melalui berbagai peristiwa pahit, hubungan Ruo Hua dan Xiu Li yang sempat bagai tali yang terlalu kencang mulai mengendur. Mereka perlahan menemukan jalannya kembali. Permasalahan rumit antara ibu dan anak itu akhirnya menemukan titik terang.

Di garis finish perjuangan mereka, ada pencapaian yang menghangatkan hati. Xiu Fang berhasil menurunkan berat badannya, dan hadir sebagai pendamping setia bagi An Xin untuk keluar dari masalah rumah tangganya. Dua keluarga yang terluka ini, pada akhirnya, bangkit bersama. Mereka memandang ke depan, membawa serta harapan baru yang diperjuangkan dengan air mata dan keringat.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler