Maduro Tegaskan Diri Tahanan Perang di Sidang AS

- Selasa, 06 Januari 2026 | 10:24 WIB
Maduro Tegaskan Diri Tahanan Perang di Sidang AS

Di ruang sidang pengadilan federal New York, suasana Senin (5/1) itu tegang. Nicolas Maduro, yang digulingkan dari kursi kepresidenan Venezuela, hadir dengan penampilan yang kontras: kemeja gelapnya bersanding dengan seragam tahanan berwarna oranye terang. Di sampingnya, sang istri, Cilia Flores, duduk ditemani seorang pengacara.

Sidang yang berlangsung sekitar setengah jam itu langsung memanas. Maduro dengan tegas menyatakan diri tidak bersalah. Lebih dari itu, ia melontarkan tuduhan pedas. Pria 63 tahun itu mengecam pasukan AS, menyebut penangkapannya sebagai aksi penculikan terhadap seorang "tahanan perang" dari Venezuela.

"Saya diculik sejak Sabtu, 3 Januari," ujarnya, seperti dilaporkan AFP. "Saya ditangkap di rumah saya di Caracas, Venezuela."

Namun begitu, pernyataannya langsung dipotong oleh Hakim Alvin Hellerstein.


Halaman:

Komentar