Suasana duka dan keheranan yang pekat masih menyelimuti kawasan Warakas, Tanjung Priok. Tiga anggota satu keluarga ditemukan tewas di dalam rumah kontrakan mereka, meninggalkan tetangga yang bertanya-tanya.
Menurut keterangan beberapa warga, keluarga itu belum lama tinggal di sana. Aryuni Wulan Febri, seorang tetangga, mengiyakan hal itu saat kami temui di rumahnya Sabtu lalu.
"Kebetulan juga kan baru lima bulan ya," ujar Wulan.
"Jadi belum deket sekali."
Dia menjelaskan, keluarga Siti Solihah diperkirakan mulai menempati kontrakan itu sekitar pertengahan tahun lalu. "Iya, sekitar bulan Agustus itu," katanya menegaskan.
Selama kurun waktu itu, kesan yang tertangkap adalah keluarga tersebut cukup tertutup. Interaksi dengan lingkungan sekitar hampir tak ada. "Udah sekadar gitu aja," tutur Wulan menggambarkan.
"Kadang saya tegur 'Jualan mas?' dia cuma jawab 'ya'. Gitu aja. Jadi nggak terlalu deket banget."
Figur Siti Solihah sendiri jarang terlihat. Wulan menyebut ibu rumah tangga itu lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah. Aktivitas di luar sangat minim.
"Kebanyakan di dalam. Kalau keluar tuh cuma kalau lagi perlu, misalnya mau kontrol atau check up ke dokter. Itu pun dibonceng anaknya," jelasnya.
Karena itu, kabar penemuan jenazah itu begitu mengejutkan. Wulan mengaku sama sekali tidak menduga.
"Gak nyangka. Nggak nyangka sama sekali," ucapnya dengan nada masih tak percaya.
"Saya suka tanya 'ibu ke mana?' gitu-gitu aja. Begitu lihat kondisi begitu, ya ampun... kaget banget saya. Kok bisa gitu? Kenapa? Selama ini saya nggak pernah denger ribut-ribut juga."
Ketiga korban yang meninggal adalah Siti Solihah (50), beserta kedua anaknya, Afiah Al Adilah Jamaludin (28) dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14). Mereka sudah dimakamkan di TPU Rorotan.
Namun begitu, satu nyawa dari keluarga itu masih berjuang. Abdullah Syauqi Jamaludin (23) saat ini masih terbaring di ruang perawatan intensif sebuah rumah sakit. Sementara penyebab tragedi ini masih gelap. Polisi terus menyelidiki dan menunggu hasil uji toksikologi yang mungkin bisa memberi titik terang.
Artikel Terkait
BMKG Pastikan Gempa Kuat di Fiji Tak Picu Ancaman Tsunami bagi Indonesia
Kementerian Pertanian Pastikan Harga Ayam di Pasar Minggu Masih Sesuai Acuan
Pakar APINDO Ingatkan KUHP Baru Bisa Tak Efektif Jika Penegak Hukum Bermasalah
IKA Unhas Salurkan 22 Ton Beras untuk Program Ramadhan