“Dia minta uang Rp10 juta atau Rp15 juta, itu ada di chat,” katanya tegas.
Untuk permintaan yang satu ini, dia akhirnya menolak. Tapi total uang yang sudah keluar ternyata gak sedikit nyaris Rp100 juta. Rp97 juta, tepatnya.
Dan janji nikah? Tentu saja tinggal janji. Malah, setelah komunikasi putus, wanita ini malah diblokir. Kabar buruknya, sang ustaz ternyata menikah dengan orang lain.
Tagih Utang Lewat Istri Baru, Hasilnya?
Merasa ditipu, ia coba menagih lewat istri baru ustaz tersebut. Jawabannya? Menyebalkan.
“Istrinya bilang kenapa nggak datang langsung atau hubungi suaminya,” ujarnya.
“Padahal saya sudah diblokir,” tambahnya.
Karena mentok, ia minta bantuan orang lain untuk menagih langsung. Alhasil, ustaz itu mengembalikan barang-barang yang dibeli dari uang pinjaman: sebuah TV dan kulkas. “Katanya daripada bayar uangnya, ambil saja barangnya,” jelasnya.
Untuk uang tunai, cuma Rp10 juta yang dikembalikan. Sisa Rp87 juta? Masih menggantung. Kisah yang bikin miris, sekaligus memantik pertanyaan besar tentang moralitas di balik jubah.
Artikel Terkait
Kesepian di Era Terhubung: Ironi Dunia yang Semakin Digital
Atap Madrasah di Bogor Ambruk, Siswa Beralih Belajar Daring
London Bergemuruh: Ratusan Ribu Serukan Akhir Pendudukan Palestina
Hakim Desak Jaksa Kejar Buronan Kunci Kasus Korupsi Laptop Nadiem