Di sisi lain, perhatian juga diberikan pada aspek kesehatan dan pemulihan mental korban. TNI akan memperkuat dukungan di bidang ini. Personel mereka tak cuma urus luka fisik, tapi juga ikut membantu proses penyembuhan trauma psikologis.
"Kami juga fokus pada proses kesehatan, melakukan trauma healing, dan penyiapan air bersih," tambah Agus.
Ia juga menyebut soal distribusi hasil bumi dari daerah terdampak, yang menurutnya sudah mencapai 52 ton sayur dan cabai dikirim ke Medan dan Halim. "Layanan medis untuk warga juga tetap kami jalankan," katanya.
Soal dukungan logistik, TNI juga mengerahkan kekuatan alat utamanya. Ada 84 unit alutsista yang disiagakan. Mereka akan terus bekerja, menjalankan misi pengiriman bantuan lewat udara.
"Dukungan logistik dengan cara air landing dan air drop akan terus berlangsung setiap hari," pungkas Panglima TNI menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
Dua Mahkota Longsor di Gunung Burangrang Picu Bencana Dahsyat
Unit Pencegahan Gaza Gempur Geng Kolaborator, Sita Senjata Zionis
Said Didu Ungkap Isi 4 Jam Dialog Rahasia dengan Prabowo
Kuasa Hukum Beberkan Alasan Kliennya Ditahan dalam Kasus Penganiayaan di Acara Maulid Tangerang