Korban Tewas Banjir dan Longsor Sumatera Tembus 1.053 Jiwa

- Selasa, 16 Desember 2025 | 17:36 WIB
Korban Tewas Banjir dan Longsor Sumatera Tembus 1.053 Jiwa

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatera telah merenggut ribuan nyawa. Hingga Selasa kemarin, angka korban jiwa yang dikonfirmasi mencapai 1.053 orang. Situasinya benar-benar memilukan.

Dalam konferensi pers yang digelar secara daring, Abdul Muhari selaku Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan memberikan rincian terbaru.

"Hari ini ada penambahan 18 jiwa di Aceh, dengan rincian 17 jiwa di Aceh Tamiang dan 1 jiwa di Aceh Utara. Lalu, di Sumut ada tambahan 5 jiwa di Tapanuli Tengah. Totalnya bertambah 23 jiwa," jelas Muhari.

Angka ini naik dari hari sebelumnya, yang mencatat 1.030 korban meninggal. Jadi, dalam sehari, ada 23 keluarga lagi yang harus berduka.

Di tengah kabar duka itu, ada sedikit titik terang. Jumlah orang yang masih dinyatakan hilang ternyata berkurang, dari 206 menjadi 200 orang. Jumlah pengungsi juga turun, meski masih sangat besar. Sekitar 2.940 orang dikabarkan telah kembali, sehingga total pengungsi yang tercatat sekarang adalah 606.040 jiwa. Tetap saja, angka itu menggambarkan betapa luasnya dampak bencana ini.

Operasi pencarian dan pertolongan, kata Muhari, masih terus berjalan di beberapa titik. Tim SAR tak berhenti berusaha.

Sumatera Utara

  • Tapanuli Tengah masih jadi fokus, dengan operasi di dua sektor: Kecamatan Sukabangun dan Aloban Bair.
  • Di Tapanuli Selatan, tim berkonsentrasi di satu sektor, yaitu Kecamatan Batang Toru.
  • Kota Sibolga juga masih melakukan pencarian, tepatnya di wilayah Kecamatan Sibolga Kota.

Sumatera Barat

  • Kabupaten Agam menangani dua lokasi: Kecamatan Malalak dan Palembangan.
  • Sementara itu, di sepanjang Aliran Sungai Batang Anai, operasi gabungan dilakukan oleh tiga wilayah: Kota Padang Panjang, Kabupaten Parlaman, dan Kabupaten Tanah Datar. Masing-masing menangani satu sektor di aliran sungai yang sama.

Aceh

Di provinsi yang cukup parah terdampak ini, operasi SAR tersebar di beberapa kabupaten: Bener Meriah, Aceh Utara, Aceh Tengah, Bireuen, Nagan Raya, dan Aceh Tamiang. Daerah-daerah itu masih menjadi perhatian utama.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler