Program Makan Bergizi SMPN 1 Tamansari Berjalan Mulus, Jimmy Hantu Tangani Menu

- Selasa, 16 Desember 2025 | 15:54 WIB
Program Makan Bergizi SMPN 1 Tamansari Berjalan Mulus, Jimmy Hantu Tangani Menu

Program Makan Bergizi Gratis di SMP Negeri 1 Tamansari, Bogor, sejauh ini berjalan dengan mulus. Menu yang disajikan pun cukup beragam, tak melulu itu-itu saja.

Nah, kalau ada masukan dari siswa soal rasa atau jenis makanan, pihak sekolah mengaku langsung meneruskannya ke penyedia. Dalam hal ini, layanan makan itu ditangani oleh SPPG Mutiara Keraton Solo yang dikelola Sujimin, atau yang lebih dikenal sebagai Jimmy Hantu.

Jimmy Hantu sendiri bukan nama asing. Ia terkenal berkat ramuan organik ciptaannya yang disebut bisa mempercepat pertumbuhan tanaman dengan hasil yang nyata.

Gina Isnawati, Wali Kelas 7D, mengakui memang ada masukan dari anak-anak.

“Kalau untuk masukan ada, tapi kami sampaikan juga langsung ke pihak SPPG-nya dan mereka langsung memperbaikinya biasanya,” ujar Gina saat ditemui di sekolah, Selasa lalu.

Menurutnya, masukan itu umumnya seputar variasi menu. “Variasi makanan sih biasanya,” jelas Gina. “Mereka masukan umumnya lebih ke ingin makanannya lebih bervariasi.”

Di sisi lain, Gina menegaskan sekolah punya alur komunikasi yang jelas untuk menangani hal-hal seperti ini. Pengawasan terhadap kualitas makanan dilakukan secara aktif.

“(Kita) memantau. Biasanya kita juga sampaikan langsung. Di kita kan ada bagian Humas ya, yang menangani khusus apabila berkaitan dengan pihak luar,” paparnya.
“Kami sampaikan bertahap berjenjang ya, jadi dari anak-anak ke Wali Kelas, dari Wali Kelas disampaikan ke bagian Humas, Humas-nya langsung disampaikan ke pihak sana. Baik itu mengenai teknis biasanya ataupun dalam segi menunya,” lanjut Gina.

Ia pun merasa program ini berjalan aman. Pasalnya, para guru turut mendampingi dan memastikan makanan yang datang layak dikonsumsi.

“Aman. Karena kami juga guru-guru, kami di sekolah itu tetap mendampingi, tetap memantau dan memastikan makanannya itu layak untuk dimakan dan menjaga kebersihan. Intinya kami juga ikut melihat gitu ya, isinya apa dan sebagainya. Tiap hari kami lihat makanannya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Tamansari, Ermaini, menyebut program MBG ini sudah berjalan sejak Juli lalu.

“Untuk pelaksanaan MBG ini kita cukup lama dapatnya, sudah dari bulan Juli. Dan alhamdulillah kegiatan semuanya berjalan sesuai dengan yang kita harapkan,” jelas Ermaini.

Respons dari siswa dan orang tua, katanya, sangat positif. Program ini dianggap membantu memenuhi gizi anak, terutama bagi yang kerap melewatkan sarapan di rumah.

“Respons anak-anak ataupun orang tua positif, karena di sini tadinya anak-anak yang tidak bisa sarapan di rumah, jadi bisa makan di sekolah. Orang tua yang tidak bisa menyiapkan sarapan untuk anaknya di rumah, jadi bisa makan di sekolah. Jadi sangat membantu orang tua dalam mencukupi gizi anaknya,” ungkap dia.

Soal kualitas? Ermaini menilai menunya cukup lengkap dan bervariasi.

“Alhamdulillah selama ini kita tidak ada masalah dalam makanan. Makanan yang diberikan oleh SPPG Jimmy Hantu itu cukup variatif, karena setiap harinya masakannya berbeda-beda,” ujarnya.
“Menunya lengkap 4 sehat, kadang-kadang 5 sempurna, karena untuk susunya tidak dikasih setiap hari, bisa 2 kali seminggu untuk susunya, bisa 1 kali untuk susunya. Tapi kalau untuk makanan-makanan lainnya itu 4 sehat,” tambah Ermaini.

Pengawasannya dilakukan rutin. Ada sistem piket yang melibatkan guru dan siswa. Begitu makanan tiba, petugas piket guru akan memeriksa dan mendokumentasikannya.

“Jadi pertama makanan itu datang, maka petugas piket guru akan membuka makanan itu dan melihat isinya, kemudian di foto dan diposting di grup sekolah,” jelasnya.

Hingga saat ini, menurut Ermaini, belum ada masalah serius yang ditemukan.

“Jadi untuk hari ini menunya ini semuanya dalam keadaan baik. Dan selama ini kita belum pernah menemukan katakan lah seperti makanan yang bau, atau apa-apa. Untuk selama ini ya, mudah-mudahan ke depannya juga,” tandasnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler