PLN Gelar Pengecekan SPKLU di Lampung, Siap-siap Hadiri Banjir Mobil Listrik Saat Mudik

- Senin, 15 Desember 2025 | 12:36 WIB
PLN Gelar Pengecekan SPKLU di Lampung, Siap-siap Hadiri Banjir Mobil Listrik Saat Mudik

PLN Periksa Stasiun Isi Daya, Antisipasi Lonjakan Mobil Listrik Saat Nataru

Lampung Geh, Bandar Lampung - Menjelang puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru 2026, PLN bergerak cepat. Senin (15/12) lalu, tim mereka turun langsung memeriksa kesiapan sejumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Lampung. Langkah ini bukan tanpa alasan. Permintaan kendaraan listrik di provinsi ini terus meroket, dan diprediksi akan membanjiri jalur mudik nanti.

Joni, Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PLN, mengaku melihat tren yang jelas. "Penjualan kendaraan listrik sedang tinggi-tingginya," ujarnya.

"Bulan ini saja, untuk satu merek tertentu bisa mencapai 8.000 unit terjual. Angka yang cukup signifikan."

Melihat fenomena itu, kata Joni, pemeriksaan fasilitas jadi keharusan. Mereka ingin memastikan semua SPKLU, baik yang ada di dalam maupun luar ruas jalan tol, benar-benar siap digunakan para pemudik nanti.

Pengecekan tak hanya dilakukan secara fisik. "Kami juga mengecek secara digital, soal interkoneksi sistemnya. Bagus atau tidak," jelas Joni.

"Yang tak kalah penting, aspek keselamatan pengguna. Semua peralatan pendukung harus tersedia dan berfungsi agar proses pengisian daya berjalan aman."

Di sisi lain, Rizky Mochamad, General Manager PLN UID Lampung, membeberkan data. Saat ini, ada 64 unit SPKLU yang tersebar di 39 lokasi berbeda. Rinciannya, 17 unit berada di ruas jalan tol dan 22 unit di lokasi non-tol.

Lampung, menurut Rizky, dipilih sebagai titik start kegiatan pengecekan ini dengan alasan strategis. "Rute mudik dari Jawa ke Sumatera pasti melewati Lampung. Jadi wajar jika kami mulai dari sini, sebelum nanti berakhir di Surabaya," paparnya.

Ia juga mengungkapkan, terjadi penambahan SPKLU sekitar 20 persen pada tahun 2025 dibanding tahun sebelumnya. Sebuah perkembangan yang sejalan dengan lonjakan pengguna.

Untuk jalur tol, prioritas pengecekan ada di titik-titik vital. "Seperti di kilometer 20 B dan 20 A, yang letaknya dekat dengan Bakauheni, lalu juga di terminal Bakauheni itu sendiri," sebut Rizky.

Sementara di luar tol, ada satu lokasi yang paling ramai digunakan.

"Yaitu di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di El's Coffee. Ini akan menjadi titik pemberhentian pertama kami dalam pengecekan," pungkasnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler