Pontianak - Langkah Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, terlihat cepat saat menapaki jalan berdebu di ruas Simpang Medang. Didampingi Kepala Dinas PUPR setempat, Iskandar Zulkarnaen, ia mengecek langsung progres pembangunan jalan yang jadi perhatian warga. Tujuannya jelas: memastikan akses lancar sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.
“Kita turun langsung ke sini karena memang banyak keluhan dari masyarakat,” ujar Ria Norsan, Sabtu (13/12/2025).
Dengan nada blak-blakan, ia mengakui ruas sepanjang lebih dari 100 kilometer itu memang butuh perhatian serius. “Pengerjaan ini kita percepat biar warga lebih mudah menjalani Nataru nanti,” tambahnya.
Menurut data di lapangan, pekerjaan sudah menembus angka 80 persen. Target penyelesaiannya dipatok akhir Desember 2025 ini. Namun begitu, bukan berarti semua berjalan mulus.
Ria Norsan juga menyoroti kondisi sejumlah jembatan di sepanjang ruas tersebut. “Saya lihat banyak yang sudah rusak. Harapannya, tahun depan kita bisa benahi juga. Kalau jembatannya bagus, pengiriman material untuk aktivitas di ujung jalan akan lebih lancar,” harapnya.
Di sisi lain, Iskandar Zulkarnaen membenarkan capaian progres yang masih berkisar di angka 80 persen. Kendala teknis, menurutnya, sudah bisa diatasi.
“Intinya, hambatan utama sudah kita lewati,” kata Iskandar.
Ia menegaskan, arahan dari Pak Gubernur sangat tegas: fokus pada fungsi jalan sebagai akses vital menuju Serawai. Apalagi momen Nataru sudah di depan mata. “Karena itulah, kita kejar tuntas semua agar bisa serah terima akhir bulan ini,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu