MURIANETWORK.COM – Hujan deras mengguyur kawasan Garoga, Tapanuli Selatan, Selasa petang kemarin. Akibatnya, Sungai Garoga pun tak bisa menahan diri. Airnya meluap lagi, memaksa warga dan petugas yang ada di sekitar bantaran serta posko pengungsian untuk segera menjauh.
Lewat sebuah video yang beredar, situasinya terlihat cukup mencekam. Luapan air yang deras itu bukan cuma air biasa. Ia membawa serta material kayu dan yang mengerikan, menghancurkan jalan temporer yang berfungsi sebagai jembatan darurat. Semuanya terjadi cepat. Air mulai naik sekitar pukul setengah lima sore, tak lama setelah hujan turun dengan intensitas tinggi sejak pukul 16.13 WIB.
Hanya dalam hitungan 15 menit saja, debit air meningkat drastis. Alirannya pun langsung menyasar jalan yang sebelumnya sudah jebol. Penyebabnya tak lain adalah pendangkalan sungai yang sudah parah.
Material kayu yang semula jadi tumpuan warga untuk menyeberang, ikut terseret arus ganas. Kondisi ini, tentu saja, memperburuk keadaan di area pengungsian yang lokasinya tak jauh dari tepi sungai. Suasana makin tegang.
Di sisi lain, hujan tak kunjung reda. Debit air terus meninggi, dan aliran deras itu akhirnya berhasil menghanyutkan jalan darurat yang susah payah dibangun warga bersama petugas sehari sebelumnya. Akses yang baru saja dipulihkan, lenyap dalam sekejap.
Petugas dan warga sempat berupaya. Alat berat dikerahkan untuk menepikan kayu-kayu besar agar tidak terbawa ke hilir. Tapi sia-sia. Derasnya arus membuat segala upaya terasa sulit, situasi di lapangan semakin di luar kendali.
Kepanikan pun merebak di posko pengungsian terdekat. Warga yang awalnya berteduh, langsung berlarian menyelamatkan diri begitu melihat air semakin besar dan membawa kayu-kayu panjang. Suara gemuruh air seolah jadi alarm peringatan bagi mereka.
Menyikapi hal ini, akun Instagram resmi Polres Tapanuli Selatan @polres_tapanuli_selatan mengeluarkan imbauan.
"Mari bersama menjaga keselamatan dengan menghindari aktivitas di area rawan dan segera melapor bila melihat tanda-tanda peningkatan debit air,"
Demikian bunyi unggahan yang dikutip Rabu (10/12/2025) ini.
Hingga saat ini, kondisi sungai masih dipantau dengan ketat oleh petugas. Cuaca di wilayah Batangtoru dan sekitarnya dikabarkan masih berpotensi hujan deras. Pesannya jelas: warga diminta terus waspada, mengutamakan keselamatan, dan menjauhi aktivitas di dekat sungai. Keadaan masih belum benar-benar aman.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu