Muhammadiyah Galang Infak Jumat untuk Korban Bencana di Sumatera

- Rabu, 10 Desember 2025 | 01:24 WIB
Muhammadiyah Galang Infak Jumat untuk Korban Bencana di Sumatera

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera mendorong aksi solidaritas. Haedar Nashir, selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, pun mengeluarkan instruksi khusus. Beliau meminta agar infak Jumat di seluruh masjid Muhammadiyah dikumpulkan untuk membantu para korban di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Penggalian dana ini akan difokuskan pada tiga Jumat di bulan Desember 2025, yakni tanggal 12, 19, dan 26. Harapannya, bantuan bisa segera sampai.

“Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan surat edaran tentang penghimpunan dana infak salat Jumat di seluruh lingkungan masjid Persyarikatan Masjid Muhammadiyah (untuk membantu korban bencana),”

kata Haedar dalam sebuah video pernyataan, Selasa (9/12).

Surat edaran itu ditujukan ke semua jajaran. Mulai dari pimpinan wilayah, daerah, cabang, hingga ranting, baik di dalam maupun luar negeri. Tak lupa, amal usaha dan takmir masjid di lingkungan Muhammadiyah juga turut dilibatkan.

“Untuk menghimpun dan menyalurkan dana infak salat Jumat pada tanggal 12, 19, dan 26 Desember 2025 yang pelaksanaannya dikoordinasikan melalui Lazis dan lembaga resiliensi bencana di semua tingkatan sehingga dapat terlaksana dengan tepat dan terkoordinasi yang baik,”

jelasnya lebih lanjut.

Haedar tak sekadar memberi instruksi. Dia juga mengajak seluruh warga persyarikatan untuk memberikan infak seoptimal mungkin. Ini adalah bentuk nyata kepedulian.

“Karena itulah yang dapat kita lakukan sebagai bagian dari dan wujud persaudaraan kita terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa dan terdampak oleh musibah banjir, tanah longsor, dan lain-lain di berbagai daerah khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,”

imbuhnya.

Terakhir, soal pelaporan. Haedar menekankan agar proses penghimpunan dan penyaluran dana ini dilaporkan dengan baik kepada pimpinan di tingkat atas. Transparansi tetap menjadi kunci dalam setiap aksi kemanusiaan seperti ini.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler