Asap tebal masih mengepul dari kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa siang (9/12). Pusatnya adalah Gedung Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, yang dilalap si jago merah. Suasana mencekam langsung menyergap lokasi.
Penyebabnya? Sebuah baterai drone yang meledak di lantai dasar. Dari percikan kecil itu, api dengan cepat merambat, tak terkendali.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menjelaskan bahwa sempat ada upaya dari karyawan untuk mengatasi kobaran api di awal. Sayangnya, usaha itu justru berbuah petaka.
"Sempat dipadamkan oleh karyawan, ternyata batre kebakar ini [api] menyebar karena di lantai 1 adalah gudang," ujar Susatyo saat ditemui di lokasi kejadian.
Upaya itu rupanya tak cukup. Api malah menjalar ke sisi lain gedung yang dipenuhi barang.
Korban jiwa pun berjatuhan. Hingga berita ini diturunkan, sudah 17 orang dilaporkan meninggal dunia. Angka yang menyayat hati. Untuk korban luka-luka, jumlah pastinya masih belum bisa dipastikan oleh pihak berwenang.
Para korban tewas telah dievakuasi dan dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses identifikasi lebih lanjut. Pencarian dan evakuasi kemungkinan masih terus dilakukan di reruntuhan gedung yang hangus itu.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu