Wakil Panglima TNI Susuri Lumpur dan Banjir Setengah Meter di Aceh

- Jumat, 05 Desember 2025 | 10:24 WIB
Wakil Panglima TNI Susuri Lumpur dan Banjir Setengah Meter di Aceh

Pulih Perlahan, Tapi Aceh Masih Butuh Tenaga Ekstra

Kondisi di sejumlah wilayah Sumatera yang dilanda banjir dan longsor mulai menunjukkan perbaikan. Namun begitu, jangan dulu berlega hati. Di Aceh, tepatnya di Kabupaten Aceh Tengah dan Pidie Jaya, pemulihan masih jauh dari kata selesai. Beberapa titik masih terendam dan tertutup lumpur basah, membutuhkan penanganan yang lebih serius dan berkelanjutan.

Menyikapi hal ini, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita turun langsung ke lokasi. Ia mendatangi Takengon dan Pidie Jaya untuk memastikan penanganan bencana berjalan sesuai harapan. Tujuannya jelas: memastikan bantuan sampai ke tangan yang membutuhkan.

Dari foto-foto yang dirilis Puspen TNI, perjalanan Tandyo ke lokasi bencana sama sekali tidak mudah. Ia harus menyusuri jalanan yang masih penuh lumpur. Pemandangan di kanan-kiri jalan cukup memprihatinkan batu-batu besar setinggi dua meter masih bertumpukan dengan material lumpur, belum bisa dipindahkan sepenuhnya.

Belum lagi genangan air. Di beberapa ruas, Tandyo harus melangkah di tengah banjir yang ketinggiannya mencapai lutut orang dewasa, kira-kira sekitar setengah meter. Medan yang berat ini menggambarkan betapa sulitnya akses menuju lokasi terdampak.

Setelah melewati rintangan itu, ia pun meninjau langsung posko pengungsian dan dapur lapangan. Ia melihat dari dekat bagaimana proses pendistribusian logistik berlangsung. Tak cuma itu, Tandyo juga mengecek alur pelayanan untuk pengungsi, termasuk ketersediaan kebutuhan mendesak seperti makanan siap santap, air minum bersih, dan barang-barang harian.

“TNI terus mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya untuk membantu masyarakat dalam masa tanggap darurat,” ujar Tandyo, seperti dikutip dari rilis Puspen TNI pada Jumat (5/12).

Selain memastikan personel dan sarana pendukung di lapangan sudah siap, ia juga menekankan pentingnya evakuasi warga, layanan kesehatan, dan pengiriman bantuan ke daerah-daerah terpencil yang masih sulit dijangkau. Menurutnya, koordinasi antar lembaga harus semakin solid. Hanya dengan cara itu percepatan penanganan bisa terwujud secara terpadu.

Komitmen TNI untuk mendampingi proses pemulihan hingga tuntas ditegaskannya kembali. Harapannya, kondisi di Aceh khususnya di Takengon dan Pidie Jaya bisa segera pulih dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Butuh waktu, dan kerja keras semua pihak.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar