Ruben Onsu Akui Pernah Larang Sarwendah Oplas saat Masih Menikah

- Rabu, 05 Agustus 2026 | 10:45 WIB
Ruben Onsu Akui Pernah Larang Sarwendah Oplas saat Masih Menikah

Konflik rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah yang memanas akhirnya membuka tabir berbagai masalah yang selama ini tersimpan rapat. Berawal dari perebutan hak asuh anak, pertikaian keduanya kini merembet ke persoalan lain, termasuk larangan operasi plastik yang disebut pernah dilakukan Ruben terhadap Sarwendah.

Kedua selebritas itu saling membongkar aib masing-masing melalui media sosial. Terbaru, Ruben Onsu buka suara menanggapi klarifikasi Sarwendah dan membeberkan sejumlah pengalamannya selama menjalani pernikahan.

Dalam siaran langsung di akun TikTok pribadinya, @rubenonsu_official, pada Senin (3/8/2026), Ruben menyinggung keinginan Sarwendah untuk menjalani operasi plastik saat mereka masih menjadi pasangan suami istri. Ia menegaskan bahwa dirinya sempat memberikan nasihat karena merasa penampilan Sarwendah sudah sangat baik tanpa harus melakukan prosedur tersebut. Menurut Ruben, selama berumah tangga ia kerap memuji paras mantan anggota Cherrybelle itu.

"Jadi dulu bukan tertekan ya ketika lu mau oplas, gua bukan tertekan. Gue mengingatkan, 'enggak usahlah, kamu udah cantik kok'," ujar Ruben dikutip dari Tribun Trends.

Ruben menilai sikapnya itu merupakan bentuk perhatian kepada sang istri, bukan sekadar melarang tanpa alasan. "Jadi ketika dia pada saat sehabis oplas, tiba-tiba gue ngomong ya. Sehabis oplas dia bilang selama ini ditahan-tahan, ya kan kita mengajarkan yang benar," ungkapnya.

Menurut Ruben, sebagai suami ia memahami aturan yang benar agar Sarwendah dipandang baik oleh orang lain. Ia juga kerap menasihati mantan istrinya soal busana yang dikenakan. "Dari sebelum gue memilih menjadi muslim, gue kan sudah tahu mana aturan yang baik dan tidak. Gue sebagai suami memberi tahu 'lebih baik tidak usah pakai baju segini, kan gue kasih tahu yang baik'," ucapnya.

Ruben juga membeberkan karakter Sarwendah yang sulit mendengarkan perkataan suaminya. "Ngomong juga berubah-berubah, kadang a, kadang b, kadang c. Dikasih tahu yang baik. Gue bukan melarang, dia pakai daster, dia pakai ini, pakai ini. Tandanya, hal simple saja artinya laki lu suka bukan berarti melarang-larang. Mana bisa dia dilarang," ucap Ruben Onsu.

Alasan Sarwendah Oplas

Jauh sebelum masalah operasi plastik ini diungkit Ruben, Sarwendah rupanya sudah lebih dulu membagikan alasannya melakukan permak pada wajah. Kala itu, ia mengaku menjalani operasi plastik karena ingin terlihat lebih awet muda.

"Karena mata panda terlihat sayu dan muka ditambahkan lemak, biar lebih fresh dan lebih awet muda," kata Sarwendah saat menjadi bintang tamu di acara Rumpi TRANS TV pada Selasa (2/7/2024).

Mantan ipar Jordi Onsu itu menjelaskan, prosedur yang dijalaninya adalah memindahkan lemak dari tubuh ke wajah untuk memudarkan kerutan. "Kan bawah mata aku tuh celong terus kayak mata panda hitam banget, jadi kalau misalnya aku syuting atau apapun mau di cover pakai make up pun namanya tekstur celong itu enggak bisa hilang," kata Sarwendah.

"Terus aku udah tanya dokter juga kalau pakai non-surgery (enggak operasi) gimana, katanya di filler bisa, tapi kalau filler itu kan juga kalau di bawah mata belum tentu bagus karena tipikal kulitnya kalau tipis juga kelihatannya jendol-jendol," lanjutnya.

Alih-alih memilih filler, Sarwendah lebih memilih memindahkan lemak pada wajahnya karena hasilnya lebih awet. "Jadi enggak filler, akhirnya aku pilih pindahin lemak dari badan aku (ambil dari lemak paha)," katanya. "Kalau lemak lebih lama tahannya bisa sampai 3 atau 4 tahun gitu, karena kan posisinya kalau misalnya kita diet lagi ya lemaknya akan hilang gitu, makanya kata dokternya enggak boleh diet," ungkap Sarwendah.

Selain itu, ia juga mengencangkan lipatan di matanya. "Lipatan mataku juga, karena udah mulai berumur jadi itu banyak garis kerut-kerut sama kulitnya udah turun kan, jadi sekalian dikoreksi, mestinya dijahit sama dokternya, dikencengin gitu," pungkasnya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags