Konflik rumah tangga Sarwendah dan Ruben Onsu kian memanas di tengah gugatan hak asuh anak yang masih bergulir. Setelah video pertengkaran mereka viral, Sarwendah angkat bicara dengan klarifikasi panjang, sementara Ruben memberikan balasan yang tidak kalah tajam.
Dalam unggahan di akun Instagramnya, Sarwendah mengaku bodoh karena selama ini memilih diam. Ia berharap dengan diam, keadaan akan membaik demi anak-anak. Namun, pernyataan itu langsung ditanggapi sinis oleh Ruben yang menyinggung pihak yang lebih dulu memulai konflik.
"Lah kan dari dulu juga kite udah diem, yang dulunya ngoceh terus siapa? Coba inget lagi ini berawal dari siapa? Gak lupa kan?" tulis Ruben di akun Instagramnya, @ruben_onsu. Ia juga mempertanyakan pernyataan Sarwendah yang terkesan terpojok saat dijawab.
Kronologi dari Kacamata Sarwendah
Sarwendah menjelaskan bahwa konflik terjadi pada 4 Maret 2024, saat masa sewa rumah di Pondok Indah akan berakhir. Ia mengusulkan untuk kembali ke rumah lama daripada menyewa apartemen atau hotel hingga ratusan juta rupiah. Ia juga meminta jadwal kepindahan diundur dari tanggal 8 ke 12 karena anak-anak masih libur.
"Namun saat itu saya diberitahu bahwa sudah disewa apart-hotel selama satu bulan dengan biaya sekitar Rp120 juta. Menurut saya, dana tersebut seharusnya bisa diprioritaskan untuk kebutuhan anak-anak atau rumah," tulis Sarwendah. Permintaan itu tidak dipenuhi, dan perdebatan pun tak terhindarkan.
Di tengah perdebatan, Ruben disebut membanting pintu hingga emosi Sarwendah meledak. "Di tengah pembicaraan tersebut, suasana memanas. Beliau membanting pintu dan percakapan berubah menjadi pertengkaran. Di situlah emosi saya akhirnya meledak," lanjutnya.
Akumulasi Masalah 11 Tahun
Sarwendah menegaskan bahwa kemarahannya bukan hanya soal tanggal pindah, melainkan akumulasi dari banyak hal selama 11 tahun pernikahan. Ia juga mengungkapkan bahwa Ruben menghentikan nafkah anak selama tiga bulan, seiring terhentinya pembangunan rumah baru karena masalah ekonomi.
Lebih jauh, Sarwendah mengaku mengetahui perselingkuhan Ruben sejak 2017. Saat itu, Ruben mengakui kesalahannya dan berjanji berubah. Namun, kepercayaan Sarwendah kembali runtuh setelah Ruben berselingkuh lagi, bahkan di tengah kondisi keuangan yang sulit.
"Saya memang bodoh. Saya pikir dengan diam, dengan mengevaluasi kesalahan saya, keadaan akan jadi lebih baik, demi anak-anak," tulis Sarwendah. Ia menutup tulisannya dengan pernyataan akan membela anak-anaknya habis-habisan, bahkan dengan nyawa sekalipun.
Gugatan Hak Asuh Anak
Ruben Onsu sebelumnya telah mengajukan gugatan hak asuh anak ke pengadilan. Ia merasa dipersulit untuk bertemu anak-anaknya, meski telah memenuhi kewajiban nafkah. Sementara itu, Sarwendah menyinggung penghentian nafkah selama enam bulan, yang dibantah Ruben dengan alasan hak bertemu yang tidak diberikan.
Hingga kini, masalah hak asuh anak belum menemui titik terang. Kedua belah pihak justru terlibat konflik yang semakin panas dengan terungkapnya fakta-fakta baru tentang rumah tangga mereka yang berjalan 11 tahun tersebut.
Artikel Terkait
Ruben Onsu Buka Suara soal CCTV Pertengkaran dengan Sarwendah
Klarifikasi Ruben Onsu soal Isu HIV, Ini Hasil Pemeriksaan Laboratoriumnya
Apa Arti Hasil Tes HIV Non-Reaktif yang Viral Gegara Ruben Onsu
Sarwendah Titip Pesan untuk Anak-anak di Tengah Isu Perselingkuhan Ruben Onsu