Minola Sebayang Tunjukkan Hasil Lab Ruben Onsu Non-Reaktif HIV

- Minggu, 02 Agustus 2026 | 13:15 WIB
Minola Sebayang Tunjukkan Hasil Lab Ruben Onsu Non-Reaktif HIV

Media sosial dihebohkan oleh potongan percakapan WhatsApp yang ditampilkan dalam podcast Curhat Bang Denny Sumargo bersama pengacara Ruben Onsu, Minola Sebayang, pada Sabtu (1/8/2026). Alih-alih meredakan tudingan, kejelian netizen yang memperbesar layar ponsel justru memicu spekulasi liar tentang kesehatan Ruben.

Kehebohan bermula saat Minola memperlihatkan riwayat chat antara Ruben dan Sarwendah untuk membantah anggapan bahwa komunikasi keduanya terputus. Namun, warganet yang penasaran melakukan tangkapan layar dan menggunakan teknologi AI untuk memperjelas tulisan kecil di layar. Hasilnya, muncul narasi mengenai "obat penyakit tiga huruf" atau HIV, yang kemudian viral di platform X (Twitter).

Menanggapi hal itu, Minola menegaskan bahwa apa yang ia tunjukkan adalah bukti asli tanpa rekayasa. "Itu bukti bahwa kami tidak pernah merekayasa bukti, tidak pernah menutup-nutupi itu bukti. Apa adanya," ujarnya dalam klarifikasi di Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2026). Ia menambahkan, jika pihak Ruben berniat memalsukan fakta, mereka tidak akan menampilkan layar ponsel secara terbuka di depan kamera.

Tak butuh waktu lama, Minola langsung menunjukkan hasil laboratorium atas nama Ruben Samuel Onsu dari Prodia. "Bisa dilihat sendiri di sini, hasilnya NON-REAKTIF (Negatif)," tegasnya. Pemeriksaan itu dilakukan secara proaktif oleh Ruben pada 25 Juli 2026, jauh sebelum isu ini viral, sebagai persiapan pembuktian di persidangan gugatan hak asuh yang sedang berjalan.

Soal narasi obat yang muncul di chat, Minola mengungkap bahwa selama ini Ruben mengonsumsi obat-obatan yang disiapkan oleh pihak keluarga Sarwendah tanpa diagnosis medis yang jelas. "Ruben sering dikatakan kena penyakit tiga huruf, sementara tidak ada dokter mana pun yang memeriksa dia menyatakan hal itu," jelas Minola. "Obat-obat itu menurut Ruben yang menyiapkan dan membeli adalah adiknya S. Itulah mengapa Ruben akhirnya berinisiatif periksa sendiri untuk membuktikan faktanya."

Minola juga memperingatkan netizen yang menyebarkan data pribadi tanpa izin. "Kami peringatkan, jangan mengambil bagian menyebarkan berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan upaya hukum jika fitnah ini terus berlanjut," pungkasnya.

Dengan adanya bukti medis non-reaktif ini, pihak Ruben berharap kegaduhan di media sosial mereda dan publik menghormati proses persidangan serta mediasi yang akan kembali digelar pada 6 Agustus mendatang.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags