Laporan atas dugaan perzinaan terhadap Inara dan Insanul sudah diajukan. Berkas-berkas pendukung, mulai dari rekaman CCTV hingga bukti elektronik lainnya, konon sudah diserahkan ke penyidik. Prosesnya sudah bergulir.
Minggu lalu, tepatnya 4 Desember, Mawa memenuhi panggilan Polda Metro Jaya. Dia diperiksa sebagai saksi, menjawab 26 pertanyaan yang diajukan penyidik. Sekarang? Dia lagi menunggu panggilan tahap berikutnya. "Iya sudah serahin semua bukti ke penyidik, tapi belum ada panggilan lagi. Insya Allah minggu depan ada panggilan dari Polda," bebernya.
Yang menarik, di tengah keruhnya perseteruan hukum ini, komunikasi dengan Insanul Fahmi ternyata belum sepenuhnya putus. Mawa mengungkapkan, mantan suaminya itu masih mengiriminya pesan, bukan soal kasus, tapi justru mengingatkannya pada hal-hal spiritual.
"Ada (komunikasi dengan Insan), tadi malam juga di-chat disuruh tahajud, jangan lupa tahajud, jangan lupa zikir," ungkapnya. Situasi yang cukup ironis, mengingat mereka sedang berhadapan di ranah hukum.
Jadi, meski pintu maaf masih terbuka lebar untuk Inara, jalan panjang di kepolisian tampaknya akan terus ditempuh. Dua hal yang bagi Mawa, untuk saat ini, harus berjalan sendiri-sendiri.
Artikel Terkait
BELIFT LAB Tegaskan Heeseung Tak Kembali ke ENHYPEN, Fokus Karier Solo
Pejabat USDA Saksikan Finalis MasterChef Olah Salmon Alaska
Juicy Luicy Manggung Dadakan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
CALMA Rilis Single Spesial Happy Birthday untuk Rayakan Ulang Tahun ke-6 BIG Records Asia