Manfaat Membacakan Buku untuk Anak Sebelum Tidur

- Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:06 WIB
Manfaat Membacakan Buku untuk Anak Sebelum Tidur

Artis Nikita Willy membagikan kebiasaan membacakan buku untuk kedua anaknya, Issa dan Nael, sebelum tidur. Dalam unggahan Instagram-nya, ia menulis bahwa buku-buku tersebut hampir setiap hari menemani mereka, meski kadang ceritanya berhenti karena berubah menjadi obrolan.

Kebiasaan yang tampak sederhana ini ternyata menyimpan banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak. American Academy of Pediatrics (AAP) menyatakan bahwa membacakan buku secara rutin tidak hanya membantu anak mengenal cerita dan kosakata baru, tetapi juga mendukung perkembangan mereka dalam berbagai aspek.

Salah satu manfaat utamanya adalah mempererat ikatan antara orang tua dan anak. Saat membacakan buku, ada waktu khusus untuk berinteraksi. Percakapan sederhana tentang cerita atau gambar dapat menciptakan momen kedekatan yang berharga.

Selain itu, aktivitas ini mendukung perkembangan otak dan kemampuan kognitif anak. Ketika mendengarkan cerita, anak belajar memahami alur, mengenali hubungan sebab-akibat, serta menghubungkan cerita dengan pengalaman mereka sendiri.

Buku juga memperkenalkan anak pada berbagai kata dan kalimat yang mungkin jarang ditemui dalam percakapan sehari-hari. Hal ini membantu menambah kosakata dan kemampuan berbahasa, sekaligus melatih konsentrasi dan imajinasi. Mengikuti sebuah cerita membuat anak belajar memperhatikan, mengingat tokoh dan kejadian, serta membayangkan apa yang terjadi.

Tak hanya itu, membaca buku dapat menjadi bagian dari rutinitas sebelum tidur yang menenangkan. Suasana tenang saat membaca bersama orang tua membantu anak beralih dari aktivitas harian menuju waktu istirahat.

Konsistensi Lebih Penting daripada Durasi

Banyak orang tua mungkin bertanya, berapa lama waktu ideal untuk membacakan buku? AAP tidak menetapkan durasi wajib untuk semua anak. Yang terpenting adalah menjadikan membaca sebagai aktivitas yang menyenangkan dan dilakukan secara rutin, disesuaikan dengan usia serta kondisi anak.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags