Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) melalui Danantara Investment Management (DIM) telah menyatakan minat untuk menanamkan modal di Bursa Efek Indonesia (BEI) seiring dengan rencana demutualisasi bursa. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, di Jakarta, Rabu (12/8).
Jeffrey mengatakan, pihaknya masih terus menjalin komunikasi dengan Danantara sembari menunggu aturan teknis demutualisasi yang akan dituangkan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK). "Yang menyampaikan minat itu adalah BPI Danantara, melalui DIM. Untuk selanjutnya, komunikasi kita bangun terus sambil menunggu POJK," ujarnya kepada wartawan di Gedung BEI Jakarta.
Meski minat tersebut telah disampaikan, sejumlah detail penting masih belum diputuskan. Jeffrey mengaku belum mengetahui besaran porsi saham yang nantinya bisa dimiliki Danantara di BEI, begitu pula dengan mekanisme kepemilikan saham dalam proses demutualisasi. "Belum tahu, itu nanti akan diatur oleh POJK," katanya.
Ia juga belum dapat memastikan apakah kepemilikan saham BEI akan terbuka bagi investor lain di luar pihak yang telah menyatakan minat. "Belum tahu, itu nanti diatur di POJK," ujar Jeffrey. Demikian pula dengan kemungkinan masuknya investor asing sebagai pemegang saham BEI setelah demutualisasi. "Nanti kita lihat aja bagaimana POJK-nya. Saya kira itu yang terkait dengan demutualisasi," sebutnya.
Sebelumnya, BEI telah mengungkapkan adanya investor potensial yang berminat untuk berinvestasi dalam rangka demutualisasi bursa. Jeffrey menjelaskan, proses demutualisasi mulai dipersiapkan dengan melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para pemegang saham BEI. "Terdapat investor potensial yang menyatakan minat untuk berinvestasi pada Bursa Efek Indonesia dalam rangka pelaksanaan demutualisasi Bursa sesuai UU," ucapnya saat konferensi pers RUPSLB BEI secara daring di Jakarta.
Artikel Terkait
RUPSLB BEI Setujui Alex Widi Kristiono sebagai Komisaris dan Ubah Nama Sejumlah Pemegang Saham
OJK Siapkan Aturan Pembagian Dividen BEI Usai Demutualisasi
Danantara Siapkan IPO BUMN untuk Perkuat Likuiditas Pasar Modal
IHSG Menguat 2,78 Persen dalam Sepekan, Investor Asing Catat Beli Bersih