Harga komoditas ditutup bervariasi pada perdagangan Kamis (6/8). Minyak mentah menguat lebih dari USD 3 per barel setelah parlemen Iran mulai mengkaji rancangan undang-undang yang melarang kapal milik AS, Israel, dan kapal lain yang dianggap bermusuhan melintasi Selat Hormuz.
Mengutip Bloomberg pada Jumat (7/8), harga minyak mentah Brent ditutup naik USD 3,04 atau 3,83 persen menjadi USD 82,49 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat USD 2,07 atau 2,75 persen ke level USD 77,29 per barel.
Di sisi lain, harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) melemah pada perdagangan Jumat (7/8). Berdasarkan situs Barchart, harga CPO melemah 0,75 persen menjadi MYR 4.500 per ton.
Batu Bara dan Logam
Harga batu bara menguat pada penutupan perdagangan Kamis (6/8). Harga batu bara ICE Newcastle berdasarkan situs Barchart naik 0,45 persen menjadi USD 134,20 per ton.
Adapun harga nikel terpantau turun pada penutupan perdagangan Kamis (6/8). Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel anjlok 2,06 persen menjadi USD 16.762 per ton.
Harga timah juga terpantau turun pada penutupan perdagangan Kamis (6/8). Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah turun 1,10 persen pada level USD 56.095 per ton.
Artikel Terkait
Trump Klaim Perang dengan Iran Segera Berakhir
Harga Minyak Melonjak Akibat RUU Iran Soal Selat Hormuz
Kepala Negosiator Iran Sindir Trump: Diplomasi Sandiwara yang Gagal
Rupiah Menguat ke Rp17.923 per Dolar AS di Tengah Meredanya Kekhawatiran Gangguan Pasokan