"Kami akan berkomunikasi lagi dengan MSCI. Apa yang akan kami lakukan untuk melakukan pendalaman dari sisi demand, khususnya agar lebih banyak lagi investor asing masuk dengan penambahan bobot Indonesia di dalam konstituen indeks global,"
ujar Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta Pusat, kemarin Minggu.
Menurut informasi yang beredar, pertemuan sore ini rencananya digelar secara virtual. Wajar sih, mengingat perbedaan waktu antara Indonesia dan Eropa yang cukup signifikan. Jadi, meski dilakukan lewat layar, harapannya hasilnya bisa konkret untuk pasar modal kita.
Artikel Terkait
Di Tengah Gempuran Baterai LFP, IBC Yakin Masa Depan Nikel Indonesia Tetap Cerah
Indonesia-AS Siap Teken Kesepakatan, Tinggal Tunggu Jadwal Pertemuan Jokowi-Trump
Dana Asing Mulai Berbelanja, Saham Berkualitas Jadi Incaran
IHSG Anjlok 4,88%, Pelaku Pasar Malah Soroti Momentum Beli Saham Berkualitas