Pertamina Pacu Produksi Migas, Rekor Baru di Rokan Tembus 30 Ribu Barel

- Senin, 02 Februari 2026 | 14:12 WIB
Pertamina Pacu Produksi Migas, Rekor Baru di Rokan Tembus 30 Ribu Barel

Lapangan tua pun tak dilupakan. Untuk memperlambat laju penurunannya, PHE menerapkan teknologi canggih Multistage Fracturing (MSF) di sumur KB525 dan KB570 di Rokan. Terobosan ini sekaligus mencatatkan Pertamina sebagai pionir penggunaan teknologi MSF di dalam negeri.

Semua itu tentu didukung oleh sejumlah proyek strategis yang sudah beroperasi. Proyek Sisi Nubi dari Pertamina Hulu Mahakam, proyek CEOR di Lapangan Minas oleh PHR, hingga proyek gas di Senoro Selatan yang dikelola PHE Tomori, semuanya berkontribusi nyata.

“Proyek-proyek ini tidak hanya menambah kapasitas produksi,” jelas Hermansyah.

“Ini juga bukti bahwa kolaborasi antara para ahli di Subholding Upstream, mitra kerja, dan semua pemangku kepentingan adalah kunci untuk mengoptimalkan potensi migas kita.”

Menutup tahun dengan gemilang, sumur eksplorasi PPC-01 di Struktur Padang Pancuran yang dioperasikan PHE Jambi Merang, produksinya melampaui ekspektasi. Target awalnya 400 barel per hari, tapi realisasinya per 26 Desember 2025 malah mencapai 451,42 barel per hari.

Ke depan, jalan masih panjang. PHE sebagai Subholding Upstream Pertamina bertekad terus mendorong eksplorasi dan pengembangan lapangan. Tujuannya jelas: menjaga ketahanan energi nasional agar ekonomi Indonesia tetap tumbuh.


Halaman:

Komentar