FTSE Russell Keluarkan 29 Emiten Indonesia dari Indeks Global

- Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:06 WIB
FTSE Russell Keluarkan 29 Emiten Indonesia dari Indeks Global

FTSE Russell, penyedia indeks global, melakukan perombakan besar-besaran terhadap konstituen saham Indonesia dalam FTSE Global Equity Index Series (GEIS) pada peninjauan semi-tahunan September 2026. Sebanyak 29 emiten Tanah Air resmi dikeluarkan dari daftar indeks tersebut.

Pengumuman ini dirilis setelah penutupan perdagangan Jumat (21/8). Perubahan akan mulai efektif pada Senin, 21 September 2026, berdasarkan harga pembukaan. Adapun tanggal rebalancing ditetapkan pada Jumat, 18 September 2026, berdasarkan harga penutupan.

Meski demikian, FTSE Russell menyatakan bahwa perubahan tersebut masih dapat direvisi hingga penutupan perdagangan Jumat, 4 September 2026. Keputusan final akan diumumkan pada Senin, 7 September 2026.

Dalam peninjauan kali ini, tidak ada satu pun saham Indonesia yang masuk ke dalam kategori Large Cap maupun Mid Cap. Sebaliknya, sejumlah saham justru mengalami perpindahan kelas kapitalisasi sebelum akhirnya keluar dari indeks.

Salah satu perubahan yang menonjol terjadi pada PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE). Emiten pengembang properti ini sebelumnya berada dalam kategori Mid Cap, namun dalam review ini dikeluarkan dari Mid Cap dan masuk ke kategori Micro Cap.

Selain itu, sepuluh saham turun kelas dari Small Cap ke Micro Cap. Mereka adalah PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT MDS Retailing Tbk (LPPF), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Panin Financial Tbk (PNLF), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).

Dari daftar tersebut, SILO menjadi satu-satunya saham yang benar-benar keluar dari daftar FTSE, karena tercatat sebagai eksklusi di Small Cap dan tidak muncul dalam daftar inklusi Micro Cap.

Berikut daftar lengkap 29 emiten yang dikeluarkan dari indeks FTSE:

  1. ADHI PT Adhi Karya (Persero) Tbk
  2. ASSA PT Adi Sarana Armada Tbk
  3. ALII PT Ancara Logistics Indonesia Tbk
  4. AGRO PT Bank Raya Indonesia Tbk
  5. BVIC PT Bank Victoria International Tbk
  6. CASS PT Cardig Aero Services Tbk
  7. CFIN PT Clipan Finance Indonesia Tbk
  8. BWPT PT Eagle High Plantations Tbk
  9. CARS PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk
  10. WOOD PT Integra Indocabinet Tbk
  11. DILD PT Intiland Development Tbk
  12. JTPE PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk
  13. JKON PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk
  14. OMED PT Jayamas Medica Industri Tbk
  15. KEEN PT Kencana Energi Lestari Tbk
  16. MAIN PT Malindo Feedmill Tbk
  17. MAHA PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk
  18. MSTI PT Mastersystem Infotama Tbk
  19. MDLA PT Medela Potentia Tbk
  20. MLPL PT Multipolar Tbk
  21. PBID PT Panca Budi Idaman Tbk
  22. PANS PT Panin Sekuritas Tbk
  23. PNIN PT Paninvest Tbk
  24. PTPP PT PP (Persero) Tbk
  25. PRDA PT Prodia Widyahusada Tbk
  26. RALS PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk
  27. ISSP PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk
  28. TPMA PT Trans Power Marine Tbk
  29. SILO PT Siloam International Hospitals Tbk

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terpopuler