Penyerang Real Madrid, Yan Diomande, angkat bicara mengenai kepindahannya ke klub raksasa Spanyol itu. Dalam wawancara dengan Sporty TV, ia mengaku tidak merasa terbebani dengan statusnya sebagai pemain termahal sepanjang sejarah Madrid, dan justru melihatnya sebagai bukti kepercayaan klub terhadap kemampuannya.
"Real Madrid mengeluarkan banyak uang untuk mendatangkan saya, tetapi saya tidak merasa tertekan. Mengapa saya harus takut? Jika mereka mengeluarkan banyak uang untuk saya, itu berarti mereka percaya pada kemampuan saya. Saya akan melakukan yang terbaik, dan Tuhan yang akan menentukan sisanya," ujarnya.
Diomande juga membeberkan kesan pertamanya bekerja sama dengan pelatih Jose Mourinho. Ia mengaku sempat terkejut ketika mengetahui Mourinho bisa berbahasa Prancis. Momen itu terjadi saat panggilan pertama mereka, yang dilakukan pada dini hari waktu Portugal.
"Saat pertama kali berbicara dengan sang pelatih, saya terkejut karena dia bisa berbahasa Prancis. Saat itu mungkin jam 5 pagi di Portugal; dia bangun tidur demi berbicara dengan saya, jadi itu berarti saya sosok yang penting baginya. Ketika Madrid memanggil, Anda tidak mungkin menolaknya," kenangnya.
Bagi Diomande, kehadiran Mourinho menjadi faktor penting dalam perkembangannya sebagai pemain muda. Ia menilai pelatih asal Portugal itu memiliki kepribadian yang kuat, sesuatu yang dibutuhkan untuk menjaga fokus pemain seusianya.
"Mourinho memiliki kepribadian yang kuat, dan itu bagus bagi kami karena terkadang saat masih muda, pikiran kita bisa bercabang ke mana-mana; kita kadang kehilangan fokus. Menurut saya, dia adalah manajer yang tepat untuk terus memantau perkembangan saya sebagai pemain muda," pungkasnya.
Artikel Terkait
Mourinho Tegas Tolak Wacana Rekrut Lamine Yamal
Mourinho Sesalkan Keraguan Rodri Sebelum Gabung Barcelona
Real Madrid Siapkan Lini Pertahanan Baru untuk Hadapi La Liga 2026-27
Real Madrid Putuskan Tak Buru Gelandang Baru Usai Rodri Pilih Barcelona