Warga di delapan wilayah Kota Bogor mengalami gangguan pasokan air bersih dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan. Gangguan tersebut telah berlangsung lebih dari 11 jam dan hingga Kamis pagi belum pulih.
Iros Simanjuntak (50), warga Rancamaya, Bogor Selatan, mengatakan informasi gangguan itu ia terima sejak Rabu (19/8). Saat itu, Perumda mengumumkan perbaikan akan berlangsung pukul 09.00–18.00 WIB. Namun, hingga Kamis (20/8) pukul 10.00 WIB, aliran air belum kembali normal.
"Sudah sejak kemarin, sampai pagi ini nggak ada aliran air," kata Iros.
Akibatnya, warga kesulitan melakukan aktivitas harian. Beberapa di antaranya bahkan terpaksa tidak mandi sebelum berangkat kerja.
"Susah jadi mandi. Sudah 12 jam," ujar Ajid, warga lainnya di Rancamaya.
Pipa Bocor
Perumda Tirta Pakuan menjelaskan, gangguan terjadi akibat perbaikan kebocoran pipa PVC 16 inci di Jalan Rancamaya, Kota Bogor. Pengerjaan dilakukan Rabu (19/8) dari pukul 09.00 hingga 18.00 WIB.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Terima kasih atas perhatian, pengertian, dan kerja sama pelanggan," tulis akun Instagram Perumda Tirta Pakuan.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Perum Rancamaya, Kelurahan Kertamaya, sebagian Kelurahan Pakuan, Kelurahan Harjasari, Kelurahan Sindangsari, Kelurahan Sindangrasa, Kelurahan Muarasari, dan Jalan Raya Wangun.
Artikel Terkait
Razia Miras di Kota Bogor, 277 Botol Diamankan dari 7 Titik
MS Kaban Ingatkan Dai dan Umat Soal Narasi HAM di Balik Isu LGBT
3.200 Orang Kibarkan Bendera 500 Meter di Festival Merah Putih Bogor
Partai Masyumi Bogor Resmi Miliki Pengurus Baru, Siap Songsong Pemilu