Perum Bulog menyiapkan strategi berlapis untuk memastikan bantuan pangan dapat menjangkau wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini ditempuh menyusul banyaknya ruas jalan yang longsor sehingga menghambat akses distribusi.
Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, prioritas pertama penyaluran bantuan menggunakan sepeda motor untuk melewati medan yang sulit. "Strategi kami, karena memang di sana banyak jalan longsor, jadi kami lebih menggunakan prioritas untuk yang pertama kendaraan sepeda motor," kata Rizal, Selasa (18/8/2026).
Apabila jalur darat tidak memungkinkan, Bulog akan berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memanfaatkan transportasi udara maupun laut. "Kalau sepeda motor enggak masuk, kami akan koordinasi dengan BNPB yang memiliki armada angkutan udara maupun angkutan laut," ujarnya.
Rizal mengungkapkan, koordinasi dengan Kepala BNPB telah dilakukan pada malam sebelumnya. Hal ini menunjukkan keseriusan Bulog dalam mempercepat penyaluran bantuan ke daerah-daerah terpencil.
Menurut Rizal, kesiapan sistem distribusi menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan pemulihan masyarakat terdampak gempa. Bulog memastikan logistik di titik-titik strategis akan mempercepat pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus mendukung kelancaran dapur umum selama masa tanggap darurat.
"Seluruh langkah tersebut diarahkan agar bantuan dapat menjangkau daerah terpencil sekalipun sehingga masyarakat terdampak memperoleh kebutuhan pokok tanpa harus menunggu proses distribusi yang panjang," kata Rizal.
Artikel Terkait
Polisi Kawal Distribusi Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa Manggarai
Di Tengah Gempa dan Listrik Padam, Operasi Caesar Darurat Selamatkan Ibu dan Bayi di NTT
Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik ke NTT, Akses Darat Mulai Normal
BMKG Catat 2.768 Gempa Susulan di Flores, Aktivitas Masih Fluktuatif